Pemda Bantaeng Luncurkan Angkutan Perintis

0
144

BANTAENG – Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Selasa (5/2) bersama Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Sulselbar melaksanakan peluncuran angkutan perintis dengan rute Bantaeng – Loka – Malakaji, di di areal Pantai Marina Bantaeng.

Peluncuran dilaksanakan langsung oleh Bupati Bantaeng Prof. DR. Nurdin Abdullah M.Agr, ditandai dengan pemecahan kendi oleh bupati Bantaeng sebagai tanda dimulainya pengoperasian angkutan perintis, disaksikan Kepala BPTD Wilayah XIX Sulselbar Benny Nurdin Yusuf, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Bantaeng,

“Saya berharap ini dapat dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat khususnya yang ada di lintasan bus ini. Kita bangga ini bisa kita launching, karena ini mi yang kita tunggu bagaimana masyarakat yang tadinya naik mobil pick up bisa beralih ke bus yang nyaman dan manusiawi,” ujar Nurdin saat meninjau langsung bus dan fasilitas yang ada dalam bus.

Lebih lanjut Prof. Nurdin menjelaskan kekawatirannya yang selama ini dirasakan terkait kesulitan sarana transportasi di rute Bantaeng – Loka hingga Malakaji, sehingga membuat anak-anak dan warga harus yang menggunakan sarana transportasi bak terbuka, namun dengan hadirnya angkutan umum yang aman, nyaman dan terjangkau tentunya akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

pada kesempatan tersebut, Prof. Nurdin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPTD Wil.XIX Sulselbar dan GM. Perum Damri atas bantuan bus angkutan perintis tessebut, dan meminta kepada seluruh Camat dan kepala desa, lurah serta tokoh masyarakat yang dilewati jalur bus tersebut, agar turut menjaga angkutan tersebut, karena bus tersebut merupakan bantuan yang anggarannya menggunakan APBN.

Kepala BPTD Wilayah XIX Sulselbar Benny Nurdin Yusuf, kepada mediasulsel.com menyatakan, bahwa program tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, dan merupapan program Direkturat Jendral Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI, dalam menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat.

“Ini salah satu dari Nawacita Bapak Presiden dan sasaran kinerja renstra Ditjen Perhubungan Darat 2015 – 2019, yang sebelumnya juga telah kita lakukan hal yang sama di Selayar,” terang Benny yang juga putra daerah Bantaeng.

Benny menambahkan bahwa kedepan BPTD akan mengajak pemerintah daerah untuk bersama sama membangun layanan angkutan umum massal berupa Shattle yang terintegrasi dengan kabupaten tetangga dalam menunjang aktivitas masyarakat dan pusat pusat kegiatan .

“Saya ingin Bantaeng dan Bulukumba ada Shattle yang terintegrasi sehingga masyarakat Bantaeng dan Bulukumba bisa menikmati apa yang ada di Bantaeng dan Bulukumba atau sebaliknya dengan memanfaatkan layanan angkutan bus terintegrasi, Insyaallah ke depan kami dan Damri akan membahas ini, bila perlu layanan aglomerasi akan kita tata biar bisa menjadi icon BPTD dalam menghadirkan tata kelola transportasi perkotaan di Sulawesi Selatan dan Barat,” pungkas Benny sebelum bertolak ke Makassar. (*/464ys)