PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.4 Tahun Makan Debu, Warga Bone Menangis Lihat Jalan Ujung Lamuru–Palattae Mulai MulusTim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS FIKK UNM Paparkan Inovasi Baruga SIPAKATAU di PKP InternalAbu Gunung Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Siaga Evakuasi dan Tangani Warga TerdampakGerbang Tani Kecam Nusron Wahid Soal “Aksi Sepihak”, Desak RUU Reforma Agraria Segera DisahkanMartín Diburu Márquez dan Bezzecchi, Mandalika Bisa Jadi Titik Balik Perebutan Juara DuniaPengurus OSIS PWU Dilatih Kritis Bermedia dan Berani Menulis BeritaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.4 Tahun Makan Debu, Warga Bone Menangis Lihat Jalan Ujung Lamuru–Palattae Mulai MulusTim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS FIKK UNM Paparkan Inovasi Baruga SIPAKATAU di PKP InternalAbu Gunung Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Siaga Evakuasi dan Tangani Warga TerdampakGerbang Tani Kecam Nusron Wahid Soal “Aksi Sepihak”, Desak RUU Reforma Agraria Segera DisahkanMartín Diburu Márquez dan Bezzecchi, Mandalika Bisa Jadi Titik Balik Perebutan Juara DuniaPengurus OSIS PWU Dilatih Kritis Bermedia dan Berani Menulis Berita
Makassar

Pemkot Makassar Terima Bantuan 15 Unit Oksigen Konsentrator dari Gojek Indonesia

439
×

Pemkot Makassar Terima Bantuan 15 Unit Oksigen Konsentrator dari Gojek Indonesia

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar Terima Bantuan 15 Unit Oksigen Konsentrator dari Gojek Indonesia
Gojek Indonesia menyerahkan bantuan kepada pemerintah Kota Makassar berupa 15 unit oksigen (Konsentrator).

MAKASSAR—Sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan roda perekonomian, Gojek Indonesia, peduli mengambil bagian dengan mendukung program pemerintah khususnya program Makassar Recover.

Berdasarkan hal itu Gojek Indonesia menyerahkan bantuan kepada pemerintah Kota Makassar berupa 15 unit oksigen (Konsentrator).

Wali kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menyambut baik uluran tangan Gojek Indonesia, yang menyerahkan bantuan tersebut kepada pemerintah Kota Makassar.

“Ini hal yang luar biasa, walaupun pandemi sudah jauh menurun, sejauh ini Makassar sudah mengalami 3 kali lonjakan Covid 19,” ucap Danny di kediaman pribadinya jalan Amirullah, Kamis (30/9/2021).

Kata Danny, untuk mengantisipasi lonjakan berikutnya, dirinya telah mengantisipasi jika terjadi gelombang selanjutnya.

“Kita sudah di warning lonjakan di bulan Desember, kita akan catat itu, mulai dari sekarang saya telah mengantisipasi segala sesuatunya, jika hal itu terjadi,” jelas Danny.

Senior Manager PPGR Gojek Mohammad Khomeiny mengatakan penyerahan oksigen Konsentrator, merupakan bagian dari program Gojek Indonesia #BangkitBersama.

“Tentu saja Ini menjadi bagian dukungan dari kami program bangkit bersama dengan pemerintah kota. Kegiatan ini kami lakukan di seluruh Indonesia. Ada 200 buah kita serahkan ke kementrian Kesehatan dan hari ini kita serahkan 15 unit ke Pemkot Makassar,” tuturnya.

Dia berharap alat oksigen konsentrator ini bisa membantu pemerintah kota Makassar melalui program Makassar Recover menghadapi Covid 19.

Kami bersyukur dan berharap, ini terus bisa menjadi program yang berlanjut dimasa yang akan datang,” terangnya.

Untuk diketahui mekanisme oksigen konsentrator adalah mesin pengubah udara yang menghasilkan 96% oksigen murni menggunakan filter, kemudian di proses menjadi oksigen murni dan siap di hirup oleh pasien. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com