Beranda ยป Daerah ยป Penilai Pusat Puji Kelompok P3A Sidrap
Daerah

Penilai Pusat Puji Kelompok P3A Sidrap

SIDRAP – Tim penilai dari Pusat, Kamis (8/6), turun melakukan penilaian di Kabupaten Sidrap. Tim yang diketua Nico Darmanto, ME itu, berkunjung ke Sidrap dalam rangka penilaian lomba operasi dan pemeliharaan (OP) irigasi partisipatif P3A tingkat nasional tahun 2017.

Tim Penilai OP Irigasi Partisipatif P3A ini melakukan penilaian di kelompok Petani Pemakai Air (P3A) Mattennang Kelurahan Empagae Kecamatan Watang Sidenreng.

Kelompok P3A Mattennang terpilih mewakili Sulsel dalam lomba P3A setelah setelah sebelumnya ikut presentase profil dan hasilnya kelompok P3A Mattennang masuk 5 besar.

“Sekarang kita sudah masuk lima besar. Penilaian ini merupakan kunjungan lapangan oleh tim. Semoga kita bisa meraih juara satu,” kata Kepala Dinas PSDA Sidrap, H. Imran Abidin di sela-sela penilaian.
Kelompok P3A Mattennang sendiri sudah masuk 4 besar dalam persentase yang dilakukan di Tangerang beberapa waktu lalu.

Di Empagae tim turun melihat langsung beberapa titik yang menjadi fokus penilaian.
Kedatangan tim dari pusat tersebut, diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi. Dalam sambutan penerimaannya, Sudirman mengaku sangat mengapresiasi kedatangan tim penilai dari Pusat ini.

“Semoga kedatangan tim dari pusat ini bisa membawa berkah bagi masyarakat petani di Sidrap,” katanya.

Momen kedatangan tim penilai dari Pusat ini menurut Sudirman, merupakan momentum paling tepat untuk mengevaluasi kelompok P3A di Sidrap, selain Kelompok P3A Mattennang juga kelompok P3A lainnya di Sidrap.

“Kita bangga kelompok P3A Mattennang bisa mewakili Sulsel di tingkat Nasional, semoga setelah kunjungan lapangan oleh tim ini, bisa memberikan harapan yang membanggakan bagi kelompok P3A Mattennang termasuk Kabupaten Sidrap,” harapnya.

Sementara Ketua Tim Penilai OP Irigasi Partisipatif P3A, Nico Darmanto mengaku sangat mengapresiasi kinerja P3A Mattennang yang memiliki kelompokan yang luar biasa.

“Itu bisa kita lihat dari irigasi yang bersih tanpa sampah. Mereka merawat saluran irigasi dengan cara swadaya,”ujar Nico.

Semangat suka rela yang dilakukan secara sadar dan kompak oleh kelompok P3A Mattennang ini, kata Nico, patut mendapat acungan jempol dan perlu terus ditingkatkan.

“Makanya tidak salah dalam seleksi kelompok P3A Mattennang ini bisa masuk lima besar. Untuk bisa terpilih 5 besar itu butuh kriteria yang kompleks. Makanya ini luar biasa bisa wakili Sulsel,” tandasnya. (*/464ys)

Topik