Percepat Penyaluran BLT, Pemprov Sulsel Gandeng PT Pos Indonesia

Percepat Penyaluran BLT, Pemprov Sulsel Gandeng PT Pos Indonesia
Pemprov Sulsel menggandeng PT Pos Indonesia untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada seluruh masyarakat penerima berdasarkan data penerima dari Dinas Sosial Sulsel.

MAKASSAR – Menindaklanjuti instruksi Kementerian Sosial, Pemprov Sulsel menggandeng PT Pos Indonesia untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada seluruh masyarakat penerima berdasarkan data penerima dari Dinas Sosial Sulsel.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, sangat bersyukur dengan bantuan dari berbagai pihak, termasuk PT Pos Indonesia yang menggerakkan 90 persen karyawannya untuk menyalurkan bantuan di tengah pendemi Covid-19 ini.

Tentu ini akan semakin meringankan pekerjaan masing-masing. “Kerjasama dan koordinasi yang baik diyakini akan meringankan pekerjaan masing-masing. Saya tentu sangat bersyukur, inilah yang kita sebut kolaborasi,” ungkap Nurdin, Kamis (7/5/2020).

Ia menyebutkan dengan dukungan dan Bantuan dari berbagai pihak termasuk BUMD maupun BUMN, pemprov sulsel akan lebih hemat dalam menggunakan APBD.

“Jadi Sulsel ini sangat terbantu sekali dengan donasi berbagai pihak baik organisasi kemasyarakatan, dari BUMD, BUMN. Sehingga sangat membantu APBD Pemprov Sulsel. Karena sejauh ini APBD yang disiapkan sebesar Rp500 miliar baru terpakai dibawah Rp100 miliar,” sebutnya.

“Kondisi sulit seperti ini, ditengah pendemi Covid-19, bantuan terus berdatangan. Ini akan membuat APBD bisa lebih hemat serta seluruh bantuan akan disalurkan sesuai kebutuhan,” tutupnya.

Berita Lainnya

Sementara itu, Kepala Regional X Sulawesi dan Maluku PT Pos Indonesia, Ronald Siahaan menyebut, berdasarkan intruksi Presiden RI, pembagian BLT sudah dimulai hari ini (6/5). Tahap awal di kabupaten Pangkep.

“Jadi Pembagian BLT sudah dimulai hari ini (Rabu 6 Mei 2020). Tapi baru di Pangkep, Kecamatan Minasatene, dengan jumlah 1.705 paket.dan kemudian pada hari jumat dengan skala lebih besar,” kata Ronald.

Lihat Juga:  PLN Sulselrabar Siap Dukung Upaya Pemprov Sulsel Hadirkan Jaringan Listrik di Kepulauan

Dia menjelaskan untuk mempercapat penyaluran BLT maka sekitar 90 persen karyawan digerakkan secara maksimal, dan hanya 10 persen yang berada di kantor.

“PT Pos Indonesia Regional X yang melingkupi Sulawesi dan Maluku akan bekerja maksimal dengan mengerahkan karyawannya dalam menyalurkan bantuan di tengah pendemi Covid-19 ini. Sekitar 90 persen karyawan lansung bergerak dilapangan,” sebutnya.

Ronald menjelaskan waktu pembagian sudah ditentukan. Untuk wilayah perkotaan dipatok tujuh hari sudah selesai. Sementara untuk wilayah yang dianggap susah untuk diakses, diberikan kelonggaran hingga 21 hari.

“Karena ini adalah instruksi Presiden, harus segera diterima oleh warga. Kita pun usahakan ini dalam tempo sesingkat-singkatnya,” jelasnya.

Ia Menambahkan seluruh jajarannya akan menjalankan apa yang menjadi amanah Kementerian Sosial dan Pemprov Sulsel khususnya.dengan metode penyaluran dibagi menjadi tiga metode.

Pertama, mendatangi langsung penerima bantuan, kedua memanggil penerima di kantor pos terdekat, ketiga disalurkan melalui komunitas.

“Ada metode yang kita terapkan dalam penyaluran BLT, Yang pertama, diantar langsung kepada si penerima. Yang kedua, datang ke kantor pos, kita panggil setiap jam, kita atur supaya tidak terlalu padat.”

“Yang ketiga, melalui komunitas. Komunitas ini pun tetap mengacu kepada protokoler,” tambahnya.”

“Menjaga kesehatan saat pendemi Covid-19 ini, seluruh karyawan juga menggunakan seragam APD, termasuk teredia hand sanitizer, sarung tangan serta lainnya, yang semua disiapkan perusahaan,” pungkas Ronald. (*)

Berita terkait