Perpanjangan PPKM di Kota Makassar Diwarnai Sita Kursi
Tim Raika mengambil langkah humanis dan persuasif memberikan arahan di tempat dan sanksi menyita kursi sebanyak 40 buah.

MAKASSAR—Tim Raika (Pengurai Keramaian) kota Makassar yang terdiri dari gabungan Satpol PP Makassar bersama TNI-Polri kembali turun ke jalan untuk penegakan perpanjangan PPKM Makassar. Dibawah kendali Kabag Ops Satpol PP Makassar Pagar Alam, turun mengitari beberapa ruas jalan yang disinyalir masih banyak pengusaha yang melanggar jam aturan Tutup usaha pada Surat Edaran PPKM Makassar.

Salah satu tempat usaha yang terkena sidak tim Raika adalah sebuah usaha makanan di jalan AP Petarani kota Makassar, yang ditemukan adanya pelanggaran jam tutup usaha melewati pukul 22.00 wita.

Menemukan pelanggaran tersebut Tim Gabungan TNI-Polri ini pun mengambil langkah humanis dan persuasip memberikan arahan di tempat dan sanksi menyita kursi sebanyak 40 buah.

Pagar Alam menerangkan, malam ini ada tindakan persuasif dan humanis yang dilakukan Satpol PP Makassar. Tindakan ini bertujuan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kota Makassar sesuai arahan Walikota Makassar Danny Pomanto

“Hari ini kami terpaksa menyita kembali kursi penjual Coto Paraikatte I ini karena kami satgas Raika menemukan adanya pelanggaran jam operasional dan banyaknya warga yang makan di situ,” ujar Pagar Alam

Pagar menambahkan, teguran bahkan penyitaan kursi sudah beberapa kali dilakukan di tempat tersebut, namun masih terus melakukan pelanggaran SE Walikota tentang pembatasan jam buka, olehnya Pagar Alam akan melanjutkan temuan tersebut kepada Kasatpol PP Kota Makasar untuk menentukan tindakan apa yang kemudian akan diambil. (*/70n)