Pertama di Kota Parepare, SPKLU PLN Telah Beroperasi

Pertama di Kota Parepare, SPKLU PLN Telah Beroperasi
SPKLU Parepare merupakan SPKLU ke-4 yang Beroperasi di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

MAKASSAR—Setelah menggelar Electrifying Lifestyle Festival di Kota Parepare pada bulan Oktober 2021 lalu, PLN telah mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama Kota Parepare yang terletak di kantor PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare Jl. Veteran No. 32 Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid, menjelaskan merujuk kepada PERMEN ESDM 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk KBLBB pada prinsipnya PLN siap untuk mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik.

Dirinya optimis dengan hadirnya SPKLU PLN UP3 Parepare, nantinya pengguna Kendaraan Listrik di Kota Parepare dan sekitarnya semakin meningkat.

Awaluddin merinci, spesifikasi SPKLU yang telah melaksanakan commissioning pada tanggal 8 Maret 2022 tersebut memiliki teknologi Fast Charging dengan kapasitas 30 kiloWatt (kW) dan 25 kW.

“SPKLU ini berada di pusat Kota Parepare, lokasinya strategis, serta berada di jalan trans sulawesi jika ingin bepergian ke kota lain,” tandas Awaluddin.

Dengan akan beroperasinya SPKLU Parepare maka sudah ada 4 SPKLU yang beroperasi di wilayah kerja PLN UIW Sulselrabar dengan rincian :

Berita Lainnya
  1. SPKLU PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Selatan (50kW)
  2. SPKLU PLN ULP Mattoanging (25 kW) di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan,
  3. SPKLU PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) WuaWua (2×25 kW) di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara
  4. SPKLU PLN UP3 Parepare (25 kW dan 30kW) di Kota Parepare Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pertama di Kota Parepare, SPKLU PLN Telah Beroperasi
SPKLU Parepare merupakan SPKLU ke-4 yang Beroperasi di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Awaluddin juga mengajak dan membuka peluang seluas-luasnya bagi seluruh pihak / Badan Usaha untuk dapat berkolaborasi bersama atau menjadi partner kami dalam penyediaan SPKLU berbasis model bisnis sharing economy.

Dirinya menambahkan selain membantu instalasi perangkat home charging, PLN juga memberikan insentif untuk lebih menarik pelanggan. Di antaranya adalah diskon tarif listrik sebesar 30 persen kepada pemilik kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya baterai mobil listrik melalui fasilitas home charging pada pukul 22.00-05.00 WIB.

Saat ini, PLN menghadirkan promo harga spesial biaya pasang baru untuk pemilik kendaraan listrik baru selama periode bulan Maret 2022 sampai dengan 31 Desember 2023 melalui Promo Super EVeryday.

Melalui promo ini, pelanggan yang memiliki kendaraan listrik dan home charging akan mendapat harga spesial sebesar Rp850 ribu untuk biaya penyambungan baru daya 7.700 VA (1 fasa), atau untuk penyambungan daya 13.200 VA (3 fasa) hanya membayar sebesar Rp3,5 juta.

“Kami siap mendukung pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. Dimanapun SPKLU-nya listriknya pakai PLN dan kami siap baik secara jumlah pasokan maupun bisnisnya,” terang Awaluddin.

Lokasi-lokasi tersebut bisa di cek pada Aplikasi PLN Mobile melalui fitur Electric Vehicle, sehingga para pengguna EV yang ingin melakukan perjalanan jauh dapat membuat rencana perjalanan yang terbaik bagi mereka. (*)

Berita Terkait