MAKASSAR—Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel yang juga Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Sulsel Muhammad Saleh, mengatakan Pencapaian realisasi invetasi triwulan pertama tahun 2023 telah mencapai Rp3,04 Triliun atau tumbuh 28,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pencapaian realisasi investasi untuk tahun ini pada triwulan I tahun 2023 telah mencapai angka 3,04 trilliun bertumbuh 28,4 % dibanding triwulan tahun 2022 yang hanya sebesar 2,1 Trilliun,” ucap Saleh belum lama ini.
Ia menjelaskan faktor pendorong meningkatnya Investasi di Sulawesi Selatan, karena Sulawesi Selatan telah memiliki peraturan daerah (Perda) Insentif kemudahan berinvestasi.
“Faktor pendorong meningkatnya Investasi di Sulawesi Selatan karena Sulawesi Selatan telah memilik Perda Insentif kemudahan berinvestasi, juga dengan melakukan promosi di berbagai daerah dalam menarik calon investor dan juga terus aktif mendatangi para pelaku usaha (door to door) untuk mengajak, menfasilitasi, dan mensosialisasikan Laporan Kegiatan Penanaman Modalnya (LKPM) pada portal OSS.go.id, yang dilaporkan pada setiap triwulannya,” jelasnya.
Lebih jauh mantan Plt Kadis ESDM Sulsel ini mengaku untuk triwulan I tahun 2023 sektor penyumbang realisasi investasi terbesar adalah sektor pertambangan yang menyumbang Rp458 Miliyar.
“Untuk triwulan I tahun 2023 sektor penyumbang realisasi investasi terbesar adalah sektor pertambangan yang menyumbang Rp458 miliar, diikuti sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp403 miliar, berikutnya sektor Industri logam dasar sebesar Rp375 miliar,” tambahnya.
Saleh mengaku DPM PTSP Sulsel tetap optimis dalam pencapaian target realisasi, bahkan berusaha terus dalam upaya pencapaian target RPJMD Sebesar Rp10,7 trilliun pada triwulan ke III Tahun 2023. (*/4dv)













