MAKASSAR—Kepolisian Sektor Manggala yang dipimpin oleh Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’Longan, langsung bergerak ke lokasi temuan jenazah yang diduga meninggal akibat gantung diri. Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah di Jalan Batua Raya, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, pada Kamis (28/11/2024).
Korban diidentifikasi sebagai Seli Datu Linggi (54), seorang wiraswasta yang tinggal di rumah tersebut. Kompol Semuel menyampaikan bahwa pihaknya segera mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi, diikuti dengan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim INAFIS Polrestabes Makassar.
Berdasarkan keterangan dua saksi, Falen dan Rangga, yang merupakan kerabat korban, mereka sempat berbincang dengan korban sekitar pukul 11.00 WITA di ruang tamu.
Korban bahkan sempat meminta diantar untuk memeriksakan matanya. Namun, salah satu saksi kemudian keluar untuk memperbaiki mobil.
Ketika kembali sekitar pukul 13.00 WITA, saksi menemukan korban sudah tergantung dengan tali nilon biru yang diikat pada reling tangga di lantai dua rumah. Saksi segera memberi tahu warga sekitar dan menghubungi polisi.
Hasil pemeriksaan awal dari Tim INAFIS menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Manggala menyatakan bahwa kejadian ini diduga kuat merupakan kasus gantung diri, yang dipicu oleh depresi akibat penyakit diabetes yang sudah lama diderita korban. Korban diketahui rutin menjalani cuci darah.
Pihak keluarga korban telah sepakat untuk tidak melakukan autopsi dan berencana memulangkan jenazah ke kampung halaman di Toraja pada malam yang sama untuk dimakamkan.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan mental orang-orang di sekitar mereka, terutama yang sedang menghadapi kondisi sulit,” ujar Kompol Semuel. (*)













