PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding •
Makassar

Program Isolasi Apung Berhasil Tekan Laju Covid-19 di Makassar

543
×

Program Isolasi Apung Berhasil Tekan Laju Covid-19 di Makassar

Sebarkan artikel ini
43 Pasien Isolasi Apung Dinyatakan Sembuh
43 pasien isolasi apung terpadu di KM Umsini diizinkan pulang pada hari Selasa (10/8/2021) kemarin.

MAKASSAR—Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto memberikan apresiasinya atas keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam penanganan covid-19 melalui program isolasi apung terpadu yang kini telah menunjukkan hasil.

Menko Airlangga menyebut Kota Makassar sebagai kota inspirasi dan menjadi percontohan bagi daerah lainnya dengan catatan yang memuaskan. Hal tersebut diungkapkannya saat turut hadir dalam pembelajaran tahap 2 pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri bagi bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota petahana tahun 2021 secara virtual yang di adakan BPSDM Kemendagri RI di hari pertama, Selasa (24/8/2021).

“Selamat untuk Kota Makassar atas keberhasilannya menangani covid dengan program isolasi apung terpadu. Program ini di jadikan percontohan namun hingga kini Makassar tetap unggul di bandingkan daerah lainnya,” puji Menko.

Di saksikan oleh Dirjen dan semua kepala daerah se-Indonesia, Airlangga kembali menyebut keberhasilan Pemerintah Makassar di bawah kepemimpinan Danny-Fatma dapat berpotensi mengantarkan Makassar turun level.

“Inovasi yang dilakukan membawa Kota Makassar yang tadinya berada di level IV kini dapat berpotensi turun level, dengan melihat angka yang semakin menurun sejak adanya program isolasi apung terpadu. Tentu ini karena adanya gerak cepat pemerintah dalam melihat kondisi kesehatan warganya. Semoga dapat di pertahankan hingga Makassar bisa kondusif,” harapnya.

Program Isolasi Apung Berhasil Tekan Laju Covid-19 di Makassar
Walikota Makassar Danny Pomanto hadir dalam pembelajaran tahap 2 pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri bagi bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota petahana tahun 2021 secara virtual yang di adakan BPSDM Kemendagri RI di hari pertama, Selasa (24/8/2021).

Sementara itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan program isolasi apung terpadu di lakukan agar dapat segera memisahkan yang sehat dan yang sakit.

“Alhamdulillah kini berada di level III. Tujuan isolasi apung terpadu yang kini di lirik semua kota ya karena memang kami ingin memisahkan yang sakit dan sehat. Hal tersebut dengan harapan agar tidak ada yang menjadi carrier dan berada di kehidupan sosial masyarakat. Jadi yang OTG atau gejala ringan kami naikkan ke KM Umsini,” ungkap Danny.

Meski telah mengalami penurunan angka covid di Makassar, namun Wali Kota Danny tetap meminta kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk taat prokes dan bersabar bagi yang belum mendapatkan vaksin sembari menunggu kiriman vaksin dari pusat yang akan di kirimkan ke beberapa daerah termasuk Makassar dalam waktu dekat ini. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com