MAKASSAR—Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Andi Arwin Azis mengaku, proses pembangunan Stadion Mattoanging, senantiasa mengedepankan prinsip transparansi dan seluruh tahapannya dikawal tim pengawas sesuai amanah undang-undang.
Kepada Mediasulsel.com di Makassar, Arwin Azis mengatakan, bahwa untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya menggandeng tim pendamping atau advisor dari Kejaksaan Tunggi (Kejati), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI dan BPKP RI.
Sementara dari Pemprov Sulsel, pendampingan dilakukan oleh tim teknis yang terdiri dari Inspektorat, Dinas PUTR, BKAD serta Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPJ).
“Kami setiap melangkah senantiasa dikawal dan didampingi oleh pihak-pihak yang saya sebutkan tadi. Jadi kalau dari sisi transparansi, kita sudah penuhi. Setiap tahapan kita libatkan semua,” ujar Arwin Azis, Selasa (16/2/2021).
Tak hanya itu, lanjut Arwin, pihaknya selalu menyampaikan progres Stadion Mattoanging sekecil apapun. Baik melalui media massa ataupun media sosial. Hal itu dilakukan agar masyarakat mengetahui perkembangan yang ada.
Arwin mengaku, sejauh ini pihaknya tidak menemui hambatan selama proses tersebut berlangsung. Segala kendala yang mungkin terjadi nantinya diharapkan tidak memengaruhi tahapan berjalan. Menurutnya, pembangunan Stadion Mattoanging membutuhkan komitmen bersama agar prosesnya terus berada dalam koridor.

Sementara itu, menurut bagian Teknis Dispora Sulsel, Budi saat ditemui Mediasulsel.com di kantornya, bahwa pembangunan stadion Mattoangin baru tender konstruksi, dan akan dimulai Juli 2021, dengan masa pengerjaan konstruksi selama 18 bulan. (70n)













