MAKASSAR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) provinsi sulsel yang berparas cantik mengamankan jalannya aksi unjuk rasa ratusan masyarakat yang mengatasnamakan dirinya gerakan rakyat menolak omnibus Law (Geram) didepan pintu gerbang kantor Gubernur Sulsel Rabu (11-2-20).

Bersama Satpol PP lainnya dan aparat kepolisian Dengan sigap dan tegas mengawal jalannnya aksi unjuk rasa yang berjalan baik dan lancar.

Aksi unjuk rasa ini sendiri menolak pengesahan Rancangan undang-undang Cipta kerja yang dinilai tidak pro kepada masyarakat khususnya para pekerja.

Ada beberapa yang menjadi alasan kenapa elemen masyarakat ini menolak Omnibus Law diantaranya karena menghilangkan peraturan soal pembatasan kontrak kerja dan outsourcing untuk lini tertentu, menghilangkan upah minimum kabupaten/kota, hingga menurunkan jumlah kompensasi yang didapat buruh jika di-PHK. [8]