Sekprov Sulsel Ikuti Rapat Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Tahap II
Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani mengikuti Rapat Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Tahap II, yang dilakukan secara virtual zoom meeting, di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 26 Februari 2021.

MAKASSAR—Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani mengatakan pelayanan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sulsel telah dilaksanakan pada akhir Januari 2021 dengan target sasaran sebanyak 58.858 tenaga kesehatan.

Hal ini disampaikan Sekprov Sulsel saat mengikuti Rapat Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Tahap II, yang dilakukan secara virtual zoom meeting, di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 26 Februari 2021.

Capaian imunisasi Covid-19 sampai tanggal 25 Februari 2021, tahap I mencapai 71,37 persen. “Sampai tanggal 25 Februari,capaian imunisasi covid-19 telah mencapai 71,37 Persen,” ucapnya

Untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Tahap II dengan target sasaran pelayanan publik akan dilaksanakan pada pekan keempat Februari 2021 dan Minggu pertama Maret 2021 di Kabupaten/Kota Provinsi Sulsel.

“Target sasaran vaksinasi covid-19 tahap kedua adalah kelompok lansia, pendidik, pedagang pasar, tokoh agama dan penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, keamanan, pelayan publik, transportasi publik, atlet, wartawan, petugas pariwisata hotel dan restoran, dengan target sebanyak 1.433.347 sasaran,” sebutnya.

Vaksinasi Covid-19 Tahap ke-II ini, lanjut Hayat,juga mencakup kelompok usia lanjut (>60) yang merupakan kelompok risiko tinggi terinfeksi Covid-19, dengan mortalitas yang juga tinggi.

“Kelompok usia lanjut masuk untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua  yang sudah dimulai pada pekan keempat bulan februari ini,” terangnya.

Lebih jauh ia mengaku pelayanan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan melalui fasilitas kesehatan, pemerintah, maupun swasta yang ditunjuk serta memenuhi standarisasi.

“Pelayanan vaksinasi Covid-19 ini, tentu dilaksanakan melalui fasilitas kesehatan, pemerintah, maupun swasta yang ditunjuk serta memenuhi standarisasi baik dari pemerintah, daerah, swasta, dan tentu sudah ada SoP nya. Karena itu, dari Dinas kesehatan berupaya secermat mungkin mencari fakta lapangan, data, analisis identifikasi yang kuat untuk layanan-layanan yang efektif dan efisien,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Abdul Hayat juga melaporkan, situasi kasus covid-19 di Provinsi Sulsel sampai Rabu 24 Februari 2021, berjumlah 55.103 kasus. Yang sudah sembuh sebanyak 50.549 orang, sedangkan meninggal sebanyak 830 orang.

“Pemerintah terus melakukan intervensi untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, yang tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan, namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif melalui upaya pemberian vaksinasi,” tambahnya.

“Untuk mempercepat penurunan pandemi Covid-19, diperlukan cakupan vaksinasi sebesar 70 persen, agar sistem kekebalan yang didalam tubuh dapat tercapai,” pungkasnya. (*)