PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ketua Umum PB Al Washliyah Buka Muswil I Sulsel, Ini Pesannya • Menaker: Penyandang Disabilitas Perlu Pelatihan Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja • Ketika Rakyat Menghirup Asap, Pemimpin Tak Cukup Sekadar Tenang • Kemnaker Asah Kompetensi Penyandang Disabilitas untuk Bekerja • Rambu Solo’ drg.Theresia Hendrajani Silambi’: Kerinduan pada Toraja dan Makna Penghormatan Terakhir • Ny. Dewi Awal Chairuddin Terima Amanah Baru, Jadi Ibu Asuh Polwan Sulsel • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ketua Umum PB Al Washliyah Buka Muswil I Sulsel, Ini Pesannya • Menaker: Penyandang Disabilitas Perlu Pelatihan Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja • Ketika Rakyat Menghirup Asap, Pemimpin Tak Cukup Sekadar Tenang • Kemnaker Asah Kompetensi Penyandang Disabilitas untuk Bekerja • Rambu Solo’ drg.Theresia Hendrajani Silambi’: Kerinduan pada Toraja dan Makna Penghormatan Terakhir • Ny. Dewi Awal Chairuddin Terima Amanah Baru, Jadi Ibu Asuh Polwan Sulsel •
Makassar

Seragam Gratis Segera Dibagikan, Pemkot Makassar Gandeng Tukang Jahit Lokal

1205
×

Seragam Gratis Segera Dibagikan, Pemkot Makassar Gandeng Tukang Jahit Lokal

Sebarkan artikel ini
Seragam Gratis Segera Dibagikan, Pemkot Makassar Gandeng Tukang Jahit Lokal
Pemerintah Kota Makassar mempercepat realisasi program Seragam Sekolah Gratis yang menyasar siswa-siswi SD dan SMP se-Kota Makassar. Program ini ditargetkan mulai berjalan saat tahun ajaran baru 2025 dimulai.

MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar mempercepat realisasi program Seragam Sekolah Gratis yang menyasar siswa-siswi SD dan SMP se-Kota Makassar. Program ini ditargetkan mulai berjalan saat tahun ajaran baru 2025 dimulai.

Tak sekadar membagikan pakaian sekolah, Pemkot juga melibatkan pelaku usaha mikro lokal, terutama tukang jahit, untuk memproduksi seragam. Langkah ini dinilai sebagai bentuk pemberdayaan UMKM sekaligus penguatan ekonomi masyarakat dari sektor bawah.

“Alhamdulillah, kami sudah menyosialisasikan program ini ke UMKM di 15 kecamatan. Insya Allah data kelompok tukang jahit rampung Rabu besok,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, Selasa (15/4/2025).

Rheza menyebutkan, camat-camat di seluruh wilayah juga dilibatkan dalam pendataan dan pemberdayaan penjahit lokal. “Kami pastikan semua yang terlibat adalah pelaku jasa jahit-menjahit dari wilayah masing-masing, termasuk binaan Diskop Makassar,” jelasnya.

Menurut mantan Camat Tamalanrea itu, para penjahit yang sudah ditemui menyatakan siap berkontribusi untuk program yang digagas Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham tersebut.

“Ini juga sesuai arahan pimpinan. Bagaimana kita libatkan tukang jahit lokal agar program ini bukan cuma soal pakaian gratis, tapi juga soal pemerataan ekonomi,” tambah Rheza.

Program ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Makassar. Anggota Komisi D, Muchlis Misbah, menyebut program seragam gratis adalah langkah konkret pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua siswa.

“Kami sudah rapat dengan Dinas Pendidikan dan hasilnya, tahun ini programnya bisa langsung dijalankan. Ini kabar baik,” ujarnya.

Muchlis menyebutkan, program ini akan menyasar 314 SD dan 55 SMP di Kota Makassar. Pemerintah bahkan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp18 miliar demi kelancaran program ini.

“Semoga pelaksanaannya berjalan baik dan manfaatnya langsung dirasakan anak-anak kita, terutama yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah,” tutupnya. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com