MAKASSAR—Proses Belajar Mengajar (PBM) di SMAN 10 Makassar nyaris lumpuh. Pasalnya, sebanyak 65 persen guru yang sebelumnya bertugas mengajar di sekolah ini, memasuki masa pensiun dari status ASN.
Hal disampaikan mantan Kepala Sekolah SMAN 10 Makassar Hudzaifah, dalam pertemuan dengan Komite Sekolah, Sabtu (20/5/2023).
Kepala SMAN 10 Makassar, Bahmansyur mengatakan, unit Bimbingan dan Konseling (BK) dari 6 Guru saja kini sudah habis, sementara di Tata Usaha tersisa 2 tenaga.
“Ini kesulitan yang kami hadapi, makanya kami mengadakan pertemuan dengan para orang tua siswa,” ungkapnya.
Jumlah siswa yang bersekolah di SMAN 10 saat ini berjumlah 1200 lebih. Dari jumlah ini, Sekolah kewalahan dalam melanjutkan proses belajar mengajar termasuk kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi penunjang pendidikan siswa.
Untuk mengatasi beberapa program sekolah yang cukup vital, sementara ini di bantu oleh tenaga honorer yang tidak berstatus ASN, yang saat ini tenaga mereka tidak masuk pembiayaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), aturan yang baru mengenai dana itu, sudah tidak boleh dilakukan.
Sedangkan dana yang dibutuhkan setiap bulannya untuk membiayai seluruh program yang ditinggalkan oleh Guru yang pensiun, sebesar Rp62 Juta per bulan.
Lanjut Bahmansyur, untuk mengatasi kekurangan tenaga guru ini, dengan kondisi sekarang masih bisa dibantu oleh tenaga honorer.
“Namun, mereka harus rela kalau honor mereka tidak jelas, dan kami sudah mengajukan untuk pengisian tenaga Guru yang sudah pensiun, namun yang datang tidak sesuai yang dibutuhkan, dan jumlahnya tidak sepadan,” ucapnya.

Sementara itu, Rapat Komite yang digelar, sedang membicarakan beberapa pilihan untuk membantu sekolah, dengan kegiatan urunan, namun ini akan dibuat dengan sifat yang tidak mengikat dan tidak terbatas.
Salah seorang anggota Komite Sekolah, Andry mengatakan, untuk membiayai operasional itu sebenarnya bisa dari inisiatif para orang tua siswa, yang tidak di atur dalam peraturan Komite Sekolah.
“Memang miris kalau Sekolah nyaris lumpuh seperti itu, apa boleh buat, orang tua membantu semampunya,” ujarnya. (*)













