Solusi Tuntas Konflik Palestina-Israel

Solusi Tuntas Konflik Palestina-Israel
Despry Nur Annisa Ahmad, ST, M.Sc (Dosen dan Peneliti)

OPINI—Eskalasi konflik antara Palestina dan Israel hingga saat ini masih terus memanas. Bahkan bulan Ramadhan kemarin, konflik antar warga sipil ini kembali pecah ditandai dengan serbuan 545 pemukim Israel ke kompleks Masjid Al Aqsa (republika, 17/4/2022).

Peristiwa ini semakin menambah deretan panjang konflik horizontal yang terjadi antar warga sipil Palestina dengan pemukim Yahudi yang dikawal oleh kepolisian Israel. Terdapat lusinan pemukim memasuki Masjid dalam kelompok yang berbeda, melalui Gerbang Maghariba dan melakukan ritual Talmud dan mengelilingi halaman masjid bersama pasukan Israel.

Selama kehadiran pemukim di dalam kompleks Masjid, pembatasan masuk dikenakan pada jamaah Muslim di pintu masuk menuju Masjid. ID mereka disita sampai mereka meninggalkan tempat suci.

Bagi muslim, hal ini tentu sangat menyayat hati. Betapa tidak, bulan yang seharusnya menjadi bulan khusyuk beribadah namun diganggu brutal oleh Pemukim Yahudi dan pasukan bersenjata Israel. Kejadian ini juga telah berulang bertahun-tahun.

Apabila melihat data, terjadi peningkatan substansial dalam jumlah populasi pemukim penduduk Israel di Tepi Barat dan Timur Yerusalem selama beberapa dekade terakhir.

Pada pertengahan tahun 2016, dilaporkan bahwa “Sejak awal Oslo proses pada tahun 1993, penduduk pemukiman memiliki lebih dari dua kali lipat, dengan peningkatan tiga kali lipat dalam Area C saja.” (PBB, 2016).

Berita Lainnya

Selama bertahun-tahun sejak laporan ini diterbitkan, telah terjadi peningkatan lebih lanjut dalam populasi pemukim: sekarang sudah lebih dari 600.000 pemukim di Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur (OCHA, 2017).

Lihat Juga:  "New Normal Life", Sinergisme Life Hacks Dalam Komunikasi Virtual Menuju "Real Time Goals"

Berita terkait