MAKASSAR — Tawuran antarkelompok warga kembali pecah di Kota Makassar. Kelompok Aditarina terlibat bentrokan dengan warga Bitowa Lama di Jalan Borong Raya, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 03.00 WITA.
Kedua kelompok saling menyerang menggunakan busur panah dan petasan. Bentrokan terjadi menjelang waktu salat Subuh dan membuat situasi di sekitar lokasi sempat mencekam.
Personel gabungan Polsek Manggala dan Polrestabes Makassar yang tiba di lokasi berupaya membubarkan massa. Polisi bahkan melepaskan gas air mata setelah petugas sempat mendapat serangan dari kelompok yang terlibat tawuran.
Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Eddy Sumantri, mengatakan kerusuhan melibatkan kelompok Aditarina dan Bitowa Lama. Bentrokan disebut berlangsung sekitar pukul 03.00 WITA.
“Kerusuhan warga antara kelompok Aditarina dengan kelompok Bitowa Lama yang terjadi kurang lebih jam 3 dini hari,” ujar Eddy kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).
Menurut Eddy, bentrokan diduga bermula setelah warga Aditarina melakukan penyerangan ke arah warga Bitowa Lama. Massa kemudian membakar palang pintu masuk kompleks perumahan Bitowa Lama.
“Tepat pada saat menjelang adzan Subuh itulah terjadi pelemparan. Anggota dari Polsek Manggala, Polrestabes, termasuk Patmor melakukan pendorongan sehingga sampai saat ini situasi sudah kondusif,” katanya.
Petugas kemudian memadamkan api yang membakar palang jalan tersebut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa busur panah yang ditemukan di sekitar lokasi bentrokan.
Untuk mencegah tawuran susulan, personel Polsek Manggala bersama Polrestabes Makassar disiagakan di sejumlah titik yang dinilai rawan. Polisi juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan kedua kelompok tidak kembali terlibat bentrokan.
“Personel Polsek Manggala bersinergi dengan Polrestabes akan ditempatkan di titik rawan untuk melakukan pengamanan dan menyisir lokasi agar tidak terjadi perang kelompok susulan,” jelas Eddy.
Hingga Minggu, polisi masih menyelidiki pemicu utama bentrokan. Eddy memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang diamankan dalam insiden tersebut.
“(Terkait pemicu tawuran) masih kita proses penyelidikan. Tidak ada yang diamankan di lokasi dan tidak ada korban,” pungkasnya. (Y5l)













