PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR • Ketika Gelar Tak Menjamin Masa Depan • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR • Ketika Gelar Tak Menjamin Masa Depan • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar •
Daerah

Toraja Kembali Gelar Festival Film 2018

418
×

Toraja Kembali Gelar Festival Film 2018

Sebarkan artikel ini

TORAJA UTARA, RANTEPAO – Para sineas muda Toraja yang sukses menghelat Toraja Film Festival (TFF) pertama tahun 2017 lalu, kini event yang sama akan juga dihelat dengan lebih eksotis dan menarik.

PT. Toraja Media Mandiri, sebagai event organaizer sekaligus penggagas kegiatan ini.

“Festival film pendek lahir dan tumbuh mulai tumbuh di Toraja, dengan semangat dari teman-teman komunitas film, festival film merupakan ajang para pembuat film untuk memperlihatkan filmnya ke publik, serta bertemu dengan penonton secara langsung,” kata Presiden TFF, Belo Tarran, dalam jumpa persnya, di Warkop Sendana Rantepao, Toraja Utara Sabtu (4/1/2017) sore.

Menurut Belo Tarran, ada yang bertahan, ada juga yang tumbang, sejak kebangkitan film Indonesia paska Orde Baru, yang juga ditandai dengan munculnya festival film pendek, seperti Festival Film dan Video Independen Indonesia yang kemudian berganti nama menjadi Festival Film Pendek Konfiden, festival-festival film pendek lain juga bermunculan, baik di ranah sekolah, kampus maupun umum.

“Festival film penting untuk pembuat film, banyak sekali pembuat film di seluruh dunia memulai karirnya di ajang festival film, dan banyak pembuat film di Indonesia pun juga memulai karir di ajang-ajang seperti ini,

Festival film tidak hanya baik untuk etalase mempertontonkan film yang kalian buat ke publik, tetapi juga membangun jejaring dengan pembuat film lain dan pekerja film lainnya. Festival film memberi kesempatan untuk dilihat dan didengar,” ungkap Sineas muda Toraja ini.

Oleh karena kembang kempisnya festival film di Toraja, cukup sulit untuk membuat daftar yang pasti, karena setiap tahun daftar ini akan berubah-ubah.

“jika kalian pembuat film, kami sangat menyarankan untuk mendaftarkan film-filmmu di festival film ini,” kata Belo.

Festival ini pernah di sebut-sebut sebagai salah satu festival paling pertama dan asyik di Indonesia timur. Dengan tamu-tamu dari berbagai penjuru nusantara dan luar negeri juga menampilkan karya-karya terkini dari pembuat film di Indonesia.

Bertemakan “Cultural Respect”, TFF 2018 tetap membuka kategori lomba film fiksi, dan lomba film dokumenter, 1 September 2017 sampai 31 Agustus 2018.

Untuk diketahui Pemenang Toraja Film Festival 2017, yakni ;

 Film Fiksi Kategori Peserta Umum
Judul : Mimi Lan Mintuna
Sutradara : Muh Ridwan
Produksi : Menepi Film Yogyakarta

Film Dokumenter Kategori Peserta Umum
Judul : Benteng Pangan Cipta Gelar
Sutradara : Yoyo Sutarya
Produksi : Eagle Institute Indonesia

Film Fiksi Kategori Peserta Khusus
Judul : Saruran Sisambung
Sutradara : Gideon Palondongan
Produksi : Londe Home Production

Film Dokumenter Kategori Peserta Khusus
Judul : Aku Bukan Toraja
Sutradara : Yesintia Tiku
Produksi : Mata Wai SMA Negeri 2 Rantepao

Untuk informasi dan pendaftaran dapat membuka website www.torajafilmfestival.com, atau email ; torajafilmfestival@gmail.com. [*/Shar]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com