YOGYAKARTA—Setelah melalui proses selama 3 tahun menimba ilmu di SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta, Kamis, 21 April 2022 adalah hari terakhir siswa kelas XII mengikuti Ujian Sekolah. Ujian sekolah adalah ujian terakhir sebelum kelulusan dari satuan pendidikan.
Salah satu Staf Pengajar SMA Muhi Yogyakarta, Yusron Ardi Darmawan M.Pd, kepada Media Sulsel melalui sambungan WhatsApp, Selasa (26/04/2022) menuturkan, bahwa, usai pelaksanaan Ujian akhir sekolah tersebut, tepatnya pukul 11.30 WIB para siswa kemudian langsung bergegas menuju masjid untuk melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah, serta mendengarkan kultum Ramadhan di Masjid As- Sakinah.
“Selesai solar Dzuhur siswa kelas XII berkumpul di lapangan sekolah, kemudian kepala sekolah beserta bapak dan ibu guru hadir di lapangan sekolah. Seluruh siswa kemudian berbaris rapi di tengah lapangan,” tutur Yusron.
Siswa Kelas III IPS 1, Muhammad Arfa yang didaulat sebagai perwakilan siswa kemudian mengucapkan terima kasih atas seluruh ilmu dan bimbingan yang telah diberikan oleh bapak ibu guru.
“Kami mohon maaf apabila selama menuntut ilmu di SMA Muhi banyak terdapat kesalahan dan kekhilafan. Mohon doanya agar kami diberikan kelancaran dalam melanjutkan study,” ucap Arfa mewakili teman-temannya.
Kepala SMA Muhi Drs. H. Herynugroho, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kegiatan yang digagas siswa kelas XII.
“Saya mewakili sekolah meminta maaf apabila selama membersamai ananda belajar terdapat kekurangan. Selanjutnya kami berdoa semoga ananda diberikan kemudahan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Mohon doanya juga agar seluruh bapak ibu guru dan tenaga kependidikan selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam mengabdi di SMA Muhi tercinta. Semoga tali silaturahmi kita tetap terjaga” pungkas kepala sekolah.
Dengan diiringi Lagu Terima Kasihku dan Lagu Hymne Guru perwakilan siswa kemudian menghampiri barisan bapak ibu guru dan menyerahkan bunga tanda terima kasih. Kegiatan dilanjutkan dengan berjabat tangan dan memohon doa restu seluruh siswa kepada bapak ibu guru.
Sementara itu menurut Ketua IPM Muhi tahun 2021, Zikir Semesta ada banyak ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menuntut ilmu di sekolah ini. Bapak ibu guru tidak sekadar mengajar, namun juga memberikan keteladanan dan cinta kepada para siswanya. (PR/464Ys)













