MAKASSAR—Klinik Patria lestari yang merupakan milik universitas patria artha (UPA) menghadirkan klinik PCR.
Rektor UPA Bastian Lubis mengatakan Klinik PCR yang dimiliki UPA merupakan satu-satunya yang langsung dimiliki kampus.
“Klinik PCR kami mampu memeriksa hingga 1.000 pemeriksaan dalam sehari dengan dua kali shift,” ungkapnya, Selasa (16/3/2021).
Bastian Lubis menjelaskan, standar fasilitas yang dipakai dalam tes PCR Covid-19 merupakan standar yang terbaik, alatnya pun sangat memadai diambil dari Jerman dan Amerika supaya memberikan kesan aman nyaman kepada masyarakat.
Ia menyebutkan, tes PCR Covid-19 yang akan dipakai di UPA memakai sistem Drive thru. Tiap orang hanya berada di kendaraan masing-masing tanpa harus turun saat diperiksa.
“Nanti Drive Thru. Jadi orang ndak usah turun dari mobil dipakai itu saja antigen atau apa semua sehingga hasilnya lebih cepat. Ya lebih cepat hasilnya dikeluarkan. Jadi PCR kita ini standarnya sudah standar yang paling bagus,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bastian mengatakan, fasilitas tes PCR Covid-19 UPA masih dalam tahap finalisasi dan menunggu izin rekomendasi operasi dari Dinas Kesehatan Provinsi. Soal fasilitas, ia menegaskan terjamin aman.
“Ya karena mesinnya Amerika dengan Jerman buatannya, reagenya itu dari Korea. Hasilnya tidak lagi menunggu lama. Waktu yang dua, tiga hari bisa per jam. Jadi inilah pengembangan daripada fakultas kesehatan di Universitas Patri Artha yang mempunyai klinik Patria Lestari,” ujarnya.
“Jadi kita mulai beroperasi setelah mendapat izin dari pada Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan tentu dari Balkes Jakarta ya kan. Jadi kita membantu program pemerintah dalam hal pencegahan daripada Covid-19,” pungkasnya. (*)

















