PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi Pegangan
Sulsel

UPT Pelatihan Kesehatan Diharapkan Dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM

565
×

UPT Pelatihan Kesehatan Diharapkan Dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Sulsel

MAKASSAR – Penjabat Sekretaris Daerah Sulsel, Ashari F Radjamilo meresmikan Wisma UPT Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulsel, di Jalan Wijaya Kusuma, Makassar, Rabu (13/3).

Hadirnya Wisma ini mendukung dan sesuai dengan lima Prioritas Program Pembangunan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan yang tertuang dalam Visi-Misi Provinsi Sulawesi Selatan.

“Selain perlunya pembangunan fisik, agar pelayanan kesehatan dapat berjalan secara maksimal dan berkualitas, juga harus ditunjang SDM kesehatan yang berkualitas,” kata Ashari.

Semua komponen yang terlibat dalam pelayanan, lanjutnya, harus bekerja sama untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dimulai dari tingkat pelayanan dasar sampai pelayanan tingkat lanjutan.

“SDM adalah salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

UPT Pelatihan Kesehatan dibentuk untuk dapat berkontribusi dalam memenuhi kualitas dan kuantitas sumber daya yang baik.

Tenaga kesehatan yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja (first graduate). UPT ini dilengkapi dengan 16 kamar.

Pelatihan yang dapat dilaksanakan di UPT Pelatihan Kesehatan adalah pelatihan fungsional tenaga kesehatan yang kurang lebih 30 jabatan fungsional dan pelatihan teknis kesehatan.

“Ini tentunya disesuaikan dengan kebutuhan kabupaten/kota yang ada di Sulsel,” terangnya.

Salah satu sarana pendukung UPT Pelatihan Kesehatan adalah wisma atau fasilitas inap bagi peserta pelatihan.

Wisma yang dibangun adalah wisma yang memiliki standar sarana dan prasarana akreditasi pelatihan kesehatan, dengan biaya terjangkau.

“Kami senantiasa akan memberikan dukungan untuk pembangunan UPT Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan khususnya dalam pembangunan wisma UPT Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulsel, Rosmiati Mantang, menyebutkan, wisma ini masih akan dikembangkan pembangunannya hingga empat setengah lantai nantinya. Diperkirakan anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 24 miliar.

Sedangkan untuk sarana dan prasarana Rp 6 miliar.

“Kedepan diharapkan bisa memasukkan pendapatan atau PAD Rp 15,2 juta perhari, jika pembangunan wiswa tersebut terselesaikan,” imbuhnya. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com