10 Mata Uang Paling Murah di Dunia, Rupiah ke-3

0
315234

VIDEO – Nilai tukar suatu mata uang atau biasanya disebut dengan nilai kurs yang pada dasarnya tergantung pada prinsip supply (Penawaran) dan demand (permintaan).

Makin tinggi permintaannya, makin tinggi pula nilai tukarnya. Tetapi sebaliknya, penawaran yang lebih banyak dibandingkan dengan permintaan akan menyebabkan nilai tukar mata uang suatu Negara menjadi rendah.

Tidak semua negara memiliki mata uang yang kuat dan memiliki nilai yang stabil, beberapa di antaranya sangat rendah dan jauh di bawah dolar Amerika.

Bahkan, di dalamnya ada mata uang Indonesia yang ternyata juga menjadi salah satu mata uang paling lemah di dunia.

Namun, angka tersebut dihitung berdasarkan nilai dolar AS saat ini, dan negara-negara dengan mata uang yang mengalami hiperinflasi seperti Venezuela, Zimbabwe dan Afrika Tengah tidak termasuk di dalamnya. [*/tim]