MAKASSAR—Sebanyak 2.225 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung di sejumlah titik strategis di Kota Makassar, Kamis (1/5/2025).
Apel pengamanan digelar di bawah Fly Over Jalan Urip Sumoharjo dan dipimpin langsung Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Rusdi Hartono. Turut hadir dalam apel tersebut Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, serta jajaran pejabat utama Polda dan Polrestabes Makassar.
“Kami sudah persiapkan segala sesuatunya. Personel siap melaksanakan pengamanan. Insyaallah, May Day di Makassar, khususnya di Sulawesi Selatan, berjalan aman dan damai,” ujar Irjen Rusdi kepada awak media.
Kapolda menjelaskan, aksi buruh diperkirakan terpusat di tiga titik utama: Kantor Gubernur Sulsel, Dinas Ketenagakerjaan, dan kawasan Fly Over. Menurutnya, pengamanan tidak hanya fokus pada jumlah personel, tetapi juga pada pendekatan yang humanis dan terukur.
“Tiga titik ini kemungkinan besar akan menjadi lokasi peringatan oleh saudara-saudara kita dari serikat kerja dan serikat buruh,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergitas TNI-Polri dalam menciptakan situasi yang kondusif selama aksi berlangsung. “Solidaritas dan kerja sama menjadi kunci agar Hari Buruh Internasional dapat berjalan tertib dan lancar.”
Kepada seluruh personel yang bertugas, Kapolda menekankan larangan membawa senjata api. Hal ini, kata dia, penting untuk menjaga suasana tetap damai dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Laksanakan tugas sebaik-baiknya. Tidak ada yang membawa senjata api. Saya ulangi, tidak ada yang membawa senjata api. Pastikan hanya menggunakan peralatan pengamanan yang sudah ditentukan,” tegasnya di hadapan peserta apel. (*)













