Advertisement - Scroll ke atas
Nasional

30 UMKM Terbaik Melaju ke Babak Bootcamp Pertapreneur Aggregator 2025

457
×

30 UMKM Terbaik Melaju ke Babak Bootcamp Pertapreneur Aggregator 2025

Sebarkan artikel ini
30 UMKM Terbaik Melaju ke Babak Bootcamp Pertapreneur Aggregator 2025
PT Pertamina (Persero) menetapkan 30 UMKM terbaik yang akan melaju ke tahap Bootcamp dan Mentoring dalam program Pertapreneur Aggregator 2025. Seleksi dilakukan dari 100 UMKM peserta melalui proses berlapis, dengan penentuan 30 besar setelah seluruh peserta menjalani Deep Dive Interview pada 19 November 2025 secara daring.

JAKARTA—PT Pertamina (Persero) menetapkan 30 UMKM terbaik yang akan melaju ke tahap Bootcamp dan Mentoring dalam program Pertapreneur Aggregator 2025. Seleksi dilakukan dari 100 UMKM peserta melalui proses berlapis, dengan penentuan 30 besar setelah seluruh peserta menjalani Deep Dive Interview pada 19 November 2025 secara daring.

Proses wawancara ini digelar untuk menggali kekuatan bisnis para peserta, mulai dari performa penjualan, strategi pengembangan usaha, hingga kesiapan berkolaborasi dalam ekosistem agregatif. Penilaian dilakukan berdasarkan tujuh aspek: kesiapan kolaborasi, kepemimpinan, omzet dan keuangan, strategi pengembangan, produk unggulan, target pasar, dan model bisnis.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Melalui program ini, kami memastikan UMKM yang terpilih memiliki fondasi bisnis yang kuat dan potensi berkembang lebih besar,” ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron.

Baron menegaskan bahwa Pertapreneur Aggregator 2025 sejalan dengan Asta Cita poin ke-3 Pemerintahan Prabowo–Gibran, yang menitikberatkan pada penguatan UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, peningkatan nilai tambah produk, serta perluasan penciptaan lapangan kerja.

Ia berharap program ini membuka akses kolaborasi yang lebih luas bagi UMKM, baik dalam rantai pasok nasional maupun global. Program ini juga menjadi tahap pembinaan lanjutan bagi UMKM yang sudah aktif berkolaborasi dengan pelaku usaha lain, di mana setiap agregator akan mendapatkan pendampingan dari mentor berpengalaman untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional.

“Pertamina terus memperkuat peran strategis dalam pengembangan UMKM, karena UMKM merupakan penggerak ekonomi lokal sekaligus pilar penting untuk membangun daya saing bangsa secara global,” jelas Baron.

Setelah terpilih sebagai semifinalis, 30 UMKM ini akan mengikuti bootcamp dan mentoring intensif selama satu minggu sebelum memasuki sesi final pitching. Pada tahap akhir, akan disaring 10 UMKM terbaik sebagai pemenang Pertapreneur Aggregator 2025.

Pertamina menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui peningkatan kapasitas produksi, standarisasi kualitas, dan perluasan akses distribusi agar mampu bersaing di pasar nasional hingga global.

Sebagai perusahaan transisi energi, Pertamina juga terus mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui program-program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya. (*)

error: Content is protected !!