PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bukan Sekadar Pukul Bola, Hasbi Siapkan Babak Baru Gateball SulselDari 3 Jadi 5,3 Ton! Inovasi Mahasiswa Unhas Bikin Panen Petani Bone MeledakTPA Tamangapa Belum Beres, Plt Camat Manggala Ikut Turun Tangan Kawal PembenahanDPP NasDem Copot Didis Suryadi dari Ketua DPRD Jeneponto, Sumarni Kr. Layu Naik TahtaBidik Kembali Takhta Politik Sulsel, IAS Gandeng Supriansa Pimpin GolkarJatah Solar Dipangkas Separuh, Sopir Toraja Utara Kelimpungan: Antre hingga 3 Jam!PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bukan Sekadar Pukul Bola, Hasbi Siapkan Babak Baru Gateball SulselDari 3 Jadi 5,3 Ton! Inovasi Mahasiswa Unhas Bikin Panen Petani Bone MeledakTPA Tamangapa Belum Beres, Plt Camat Manggala Ikut Turun Tangan Kawal PembenahanDPP NasDem Copot Didis Suryadi dari Ketua DPRD Jeneponto, Sumarni Kr. Layu Naik TahtaBidik Kembali Takhta Politik Sulsel, IAS Gandeng Supriansa Pimpin GolkarJatah Solar Dipangkas Separuh, Sopir Toraja Utara Kelimpungan: Antre hingga 3 Jam!
Makassar

5 Daerah di Sulsel akan Dikukuhkan Menjadi TP2DD, Ini Penjelasan BI Sulsel

434
×

5 Daerah di Sulsel akan Dikukuhkan Menjadi TP2DD, Ini Penjelasan BI Sulsel

Sebarkan artikel ini
5 Daerah di Sulsel akan Dikukuhkan Menjadi TP2DD, Ini Penjelasan BI Sulsel
Bank Indonesia Kantor Wilayah Sulawesi Selatan akan mengukuhkan lima Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota/Kabupaten di Sulawesi Selatan yaitu di daerah Makassar, Maros, Gowa, Barru, dan Parepare.

MAKASSAR—Bank Indonesia Kantor Wilayah Sulawesi Selatan akan mengukuhkan lima Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota/Kabupaten di Sulawesi Selatan yaitu di daerah Makassar, Maros, Gowa, Barru, dan Parepare.

Kepala Divisi Implementasi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern (SPPUR MI) Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Ali Aftan mengatakan, penandatanganan SK TP2DD akan dilakukan pada tanggal 1 Desember 2020.

“Pemerintah daerah yang akan melakukan penandatanganan SK tersebut adalah Pemkot Makassar, Parepare, Pemkab Maros, Barru, dan Gowa. Yang akan digelar di Hotel Four Points Makassar dan dihadiri dan disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah,” kata Ali Aftan, Senin (30/11/2020).

Ia menyebutkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan nyata dalam
rangka mendukung inovasi, percepatan, dan perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP).

“Ini menjadi langkah percepatan ETP, integrasi pengelolaan keuangan daerah, serta dukungan terhadap integrasi ekonomi dan keuangan digital, berpedoman pada Nota Kesepahaman (NK) yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 13 Februari lalu,” sebutnya.

Ali Aftan juga mengaku ada beberapa manfaat dibentuknya TP2DD diantaranya pengelolaan keuangan daerah diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah.

Ada beberapa manfaat dibentuknya TP2DD di empat Kabupaten dan dua Kota di sulsel.

Pertama, pengelolaan keuangan daerah diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah, ekonomi inklusif bertambah kuat, dan kesejahteraan lebih merata.

Kedua, pelayanan kepada masyarakat
dapat ditingkatkan kualitasnya melalui transaksi keuangan yang lebih cepat, mencegah kebocoran anggaran pendapatan/belanja serta menciptakan transparansi.

Ketiga, integrasi ekonomi dan keuangan digital dapat terwujud lebih cepat.

Kepala devisi SPPUR MI Bank Indonesia Sulawesi Selatan menambahkan, Instrumental non-tunai tersebut tidak terbatas pada pembayaran melalui Teller, namun juga dari kanal lainnya seperti QR Indonesian Standard (QRIS), Financial Technology (Fintech), aplikasi internet dan mobile banking.

“Ini adalah suatu upaya untuk mengubah transaksi pendapatan dan belanja
pemerintah di daerah dari sebelumnya menggunakan cara tunai beralih ke non-tunai
berbasiskan digital,” tutupnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com