BOGOR—Lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan As-Salam Terpadu Tenjo (YATT) membagikan 500 paket sembako bertajuk “Tali Sayang” kepada guru dan murid, Jumat (14/3/2026).
Pembagian paket berlangsung dalam suasana kebersamaan dan dihadiri para kepala sekolah dari RA, MI, dan MTs As-Salam Tenjo, para guru, pengurus yayasan, serta orang tua murid.
Sekretaris Yayasan As-Salam Terpadu Tenjo, Mas’ud Halimin, mengatakan program Tali Sayang merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung pendidikan sekaligus memperhatikan kesejahteraan keluarga besar sekolah.
“Kami berkomitmen untuk terus memajukan pendidikan di As-Salam Tenjo sekaligus memperhatikan kesejahteraan para guru dan murid. Program Tali Sayang ini adalah bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan kami agar seluruh keluarga besar As-Salam Tenjo dapat merasakan manfaat dan keberkahan bersama,” ujar Mas’ud Halimin.
Para orang tua murid menyambut kegiatan tersebut dengan rasa syukur. Salah seorang orang tua murid mengapresiasi perhatian yang diberikan pihak sekolah kepada para siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada As-Salam Tenjo yang telah memberikan paket sembako kepada seluruh murid. Ini adalah bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi kami sebagai orang tua,” ungkapnya.
Orang tua murid lainnya juga mengajak masyarakat Tenjo dan sekitarnya mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di lembaga pendidikan As-Salam Tenjo, mulai dari RA, MI hingga MTs.
Ia menilai lembaga pendidikan tersebut memiliki potensi menjadi sekolah favorit karena dikelola secara profesional oleh Nasaruddin Umar yang juga menjabat sebagai Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Ketua Yayasan.
Apresiasi serupa juga disampaikan orang tua murid lainnya yang menilai program Tali Sayang sebagai bentuk kepedulian yang jarang ditemui di lembaga pendidikan lain.
“Setahu kami, hanya As-Salam Tenjo yang membagikan tali sayang berupa sembako kepada seluruh murid dan gurunya. Ini menunjukkan perhatian yang luar biasa dari yayasan kepada keluarga besar sekolah,” tuturnya. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Muh Aras Prabowo
Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.









