PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan Harga
News

2 Rumah Warga Terbawa Longsor di Olak-Alen, Blitar

583
×

2 Rumah Warga Terbawa Longsor di Olak-Alen, Blitar

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Dua rumah warga yang terletak di dusun Sumberjo, Desa Olak-alek, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, kamis malam (1/12/2016), terbawa arus longsor. Beruntung, penghuni rumah selamat dari musibah yang terjadi di tengah malam saat hujan deras tersebut.

Menurut Kepala Desa Olak-alen, Syaifuddin Suhri, sejak hujan mengguyur beberapa hari, tanggal 1 pagi di lokasi tersebut telah terlihat tanah mulai retak, namun meski khawatir warga tidak menduga akan separah ini, tenyata pada tengah malam terdengar gemuruh longsorpun tidak bisa dihindarkan lagi.

“Setelah beberapa hari hujan, pada tanggal 1 pagi kami mendapati sejumlah tanah retak, sebenarnya kami khawatir, tapi tidak menduga akan separah ini, mungkin karena hujan yang tidak pernah berhenti inilah, makanya lonsor tidak bisa dihindarkan lagi,” terang Syaifuddin.

Bencana Longsor di dusun Sumberjo, DS. Olak-alek, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, kamis malam (1/12/2016)
Bencana Longsor di dusun Sumberjo, DS. Olak-alek, Kecamatan Selorejo, Blitar, Jawa Timur, kamis malam (1/12/2016)

Meski tidak terdapat korban jiwa, namun menurut ketua PKK Olak-alen Ristiningsih, kerugian yang diderita mencapai puluhan juta rupiah, karena sejumlah barang milik penghuni rumah ikut terbawa longsor dan tertimbun tanah.

Guna menghindarkan kejadian yang tidak diinginkan, Ristin yang sejak musibah terjadi berada di posko bantuan memilih mengungsikan seluruh warga yang tinggal di 8 rumah sekitar lokasi kejadian.

“Kami takut terjadi longsor susulan, karena hingga saat ini tanah masih bergerak meskipun perlahan, makanya kami ungsikan penghuni 8 rumah yang ada di sekitar lokasi,” ungkap Ristin.

Kepala Desa Olak-alen mengaku telah juga melaporkan kejadian itu kepada pemerintah di atasnya dan berharap seluruh korban bisa segera mendapatkan bantuan dari pemerintah, apalagi tanah yang longsor tersebut saat ini telah berubah menjadi seperti tebing yang curam dengan kedalaman sekitar 50 Meter, dan masih terus bergerak.

“Kami telah laporkan musibah ini kepada pemerintah, semoga segera ada bantuan, apalagi di lokasi longsor saat ini sudah berubah menjadi tebing curam dengan kedalaman sekitar 50 Meter, dan masih terus bergerak,” pungkas Syarifuddin. (464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com