PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • DPR dan Pemerintah Godok RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, UU 13/2003 Dinilai Usang • Menghapus Bullying: Menyelamatkan Generasi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • DPR dan Pemerintah Godok RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, UU 13/2003 Dinilai Usang • Menghapus Bullying: Menyelamatkan Generasi •
Makassar

Diputus Kontrak BPJS, Klinik Cerebellum Minta Bantuan DPRD Makassar

1429
×

Diputus Kontrak BPJS, Klinik Cerebellum Minta Bantuan DPRD Makassar

Sebarkan artikel ini
DPRD Makassar
Klinik Cerebellum Makassar yang ada di Jl. Swadaya Kelurahan Masalae, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar harus menerima kenyataan pahit dengan diputuskannya kontrak kerjasama oleh BPJS Kesehatan berdasarkan Surat putusan kerjasama No: 3470/IX-01/1222, tertanggal 23 Desember 2022, dengan perihal Pemberitahuan tidak perpanjang perjanjian kerja sama 2023.

MAKASSAR—Klinik Cerebellum Makassar yang ada di Jl. Swadaya Kelurahan Masalae, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar harus menerima kenyataan pahit dengan diputuskannya kontrak kerjasama oleh BPJS Kesehatan berdasarkan Surat putusan kerjasama No: 3470/IX-01/1222, tertanggal 23 Desember 2022, dengan perihal Pemberitahuan tidak perpanjang perjanjian kerja sama 2023.

Terkait kejadian tersebut, Direktur Klinik Cerebellum, Yose Waliyo mengatakan, bahwa kehadirannya di komisi D, DPRD Kota Makassar Kamis (26/1/2023) adalah untuk meminta bantuan pada pemerintah atas pemutusan kontrak kerjasama dengan BPJS tersebut.

Menurut Yose, sejak bulan November 2022, pihaknya telah memeenuhi 100% 7 indikator yang ditetapkan BPJS Kesehatan untuk bekerjasama.

“Dari tujuh indikator itu, sampai bulan November kami sudah capai sebesar 100 persen dibanding rumah Sakit lain, klinik lain, ada beberapa yang tidak sampai, bahkan ada yang 70, 80 persen, tapi diperpanjang mengapa kami tidak,” keluh Yose di depan Angota Komisi D DPRD Kota Makassar.

Sementara itu Ketua Komisi D, DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso meminta pada Kepala Dinas Kesehatan Makassar untuk segera memediasi polemik Klinik Cerebellum dan BPJS Kesehatan Makassar.

“Kan tidak etis kalau sampai pasien penyandang disabilitas Klinik Cerebellum datang melakukan demonstrasi ke kantor DPRD Makassar karena mereka tidak bisa mendapatkan terapi lagi di klinik tersebut jika sudah terjadi demikian di mata nasional citra Makassar minus lagi,” imbuh Andi Hadi Ibrahim Baso.

Kepala Dinas Kesehatan Makassar dr. Nursaidah S. mengatakan tidak akan tinggal diam dengan adanya polemik tersebut. Apalagi para disabilitas sangat membutuhkan terapi klinik Cerebellum.

“Kami akan melakukan mediasi antara BPJS dan Klinik Cerebellum agar bisa melanjutkan kembali kerjasamanya,” tegasnya. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com