MEDIASULSEL.COM—Ruqyah mandiri adalah bentuk perlindungan dan pengobatan spiritual yang bisa dilakukan sendiri, tanpa harus ke “orang pintar” atau ustaz tertentu. Tapi tetap harus serius, konsisten, dan diniatkan karena Allah.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Niat dan Persiapan Hati
Semua harus diawali dengan niat. Bukan sekadar ritual, tapi benar-benar minta perlindungan kepada Allah. Jauhkan pikiran dari hal mistis atau berharap “melihat sesuatu”.
Sebelum mulai, pastikan:
- Dalam kondisi suci (berwudhu)
- Tempat bersih dan tenang
- Tidak ada gangguan musik, TV, atau suara lain
- Kalau bisa, sendirian atau bersama keluarga yang mendukung
2. Bacaan Ruqyah (Bisa Dibaca atau Diputar)
Kamu bisa membacanya langsung atau memutar audio ruqyah dari ustaz terpercaya. Tapi kalau kamu mampu membaca sendiri, itu jauh lebih baik. Berikut ayat-ayat dan doa yang dianjurkan:
Ayat-ayat Al-Qur’an:
- Al-Fatihah (diulang 3–7 kali)
- Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255)
- QS. Al-Baqarah: 1–5 dan 284–286
- QS. Al-A’raf: 117–122
- QS. Yunus: 81–82
- QS. Taha: 68–70
- QS. Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas (masing-masing 3 kali)
Doa-doa Ruqyah:
“A’udzu bi kalimatillahi at-tammati min syarri ma khalaq”
(Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya)“Bismillah, arqīka min kulli shay’in yu’dhīka, min sharri kulli nafsin aw ‘aynin hasid. Allahu yasyfīka, bismillah arqīka.”
(Dengan nama Allah, aku ruqyah kamu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa dan mata yang dengki. Semoga Allah menyembuhkanmu. Dengan nama Allah, aku ruqyah kamu.)
Baca semua dengan tartil, tidak terburu-buru. Fokus dan hayati maknanya.
3. Tiupkan dan Usapkan
Setelah membaca ayat atau doa, kamu bisa tiupkan ke telapak tangan lalu usapkan ke tubuh, terutama kepala, dada, dan bagian yang terasa “berat” atau tidak nyaman.
Kalau ruqyah untuk air minum, tiupkan ke air putih setelah membaca ayat-ayat tadi, lalu minum secara rutin.
4. Lakukan Rutin
Ruqyah bukan sekali jadi. Lakukan secara rutin, bisa setiap malam sebelum tidur, atau pagi dan petang sambil menggabungkannya dengan dzikir harian.
Kalau memang ada gangguan jin, biasanya akan muncul reaksi seperti:
- Mengantuk berat
- Gelisah
- Berkeringat
- Kadang merasa ringan setelahnya
Kalau tidak ada reaksi apa pun, itu bukan berarti gagal. Bisa jadi tubuhmu memang sehat secara spiritual. Yang penting teruskan, karena ini bagian dari penjagaan diri.
- Jangan minta bantuan jin untuk mengusir jin, ini justru bisa memperparah keadaan.
- Jangan tergoda ritual aneh atau alat mistis.
Kalau kondisi makin parah, jangan ragu untuk konsultasi ke ustaz yang memang spesialis ruqyah syar’iyyah, bukan dukun bersorban. (*)










