MAKASSAR—Ribuan pengemudi ojek online (ojol) bersama jajaran Polda Sulawesi Selatan menggelar doa bersama untuk para korban aksi unjuk rasa anarkis yang menelan korban jiwa di Indonesia, khususnya di Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung khidmat di pelataran Masjid 99 Kubah Asmaul Husnah, Kamis (4/9).
Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri hadir mewakili Kapolda Sulsel Irjen Pol. Rusdi Hartono. Dalam sambutannya, ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tersebut.
“Atas nama Kapolda dan seluruh jajaran, saya menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucapnya.
Acara yang dihadiri lebih dari seribu ojol se-Sulsel itu juga diikuti para Pejabat Utama Polda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar. Wakapolda mengapresiasi komunitas ojol yang tetap menjunjung kedamaian dalam menyuarakan aspirasi. Ia menegaskan komitmen Polri untuk menuntaskan kasus yang menimbulkan kerugian dan korban jiwa.
“Polri tidak akan tinggal diam. Setiap peristiwa akan diusut hingga tuntas demi keadilan semua pihak,” tegasnya.
Doa bersama ditutup dengan lantunan doa yang dipimpin tokoh agama. Suasana penuh kekhidmatan terasa di Masjid 99 Kubah, memancarkan semangat kebersamaan antara Polda Sulsel dan komunitas ojol dalam mendoakan korban serta menjaga perdamaian di Sulawesi Selatan. (*)













