PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi Sampah
Jeneponto

Maudu’ Turatea di Jeneponto Tercatat dalam Rekor MURI dengan Sebanyak 15.198 Bakul Maulid

690
×

Maudu’ Turatea di Jeneponto Tercatat dalam Rekor MURI dengan Sebanyak 15.198 Bakul Maulid

Sebarkan artikel ini
Maudu' Turatea di Jeneponto Tercatat dalam Rekor MURI dengan Sebanyak 15.198 Bakul Maulid
Kemeriahan Maudu' Turatea dalam rangkaian peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, ribuan masyarakat Kabupaten Jeneponto tumpah ruah memadati lapangan Kantor Bupati Jeneponto, Selasa (30/9/2025).

JENEPONTO—Kemeriahan Maudu’ Turatea dalam rangkaian peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, ribuan masyarakat Kabupaten Jeneponto tumpah ruah memadati lapangan Kantor Bupati Jeneponto, Selasa (30/9/2025).

Maudu’ Turatea ini bertemakan “Maudu’ Turatea Jeneponto Berbagi untuk Kebahagiaan (Pahala, Manfaat, Prestasi)” dan berhasil mencatat sejarah baru dengan 15.198 bakul Maulid, sekaligus meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Hadir langsung, Bupati Jeneponto, Paris Yasir, didampingi Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, Sekda Jeneponto, Forokopimda, kepala OPD, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ribuan warga Jeneponto.

Ketua Panitia, Aspa Muji, menyampaikan, rasa syukur atas antusiasme masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Begitu juga perangkat daerah yang turut serta hingga jumlah bakul yang teregistrasi menembus 15.198. Ini bukti nyata semangat berbagi dan kecintaan warga Jeneponto dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Aspa Muji

Sementara, Manager MURI, Triyono menyatakan, setelah dilakukan perhitungan dan verifikasi, jumlah bakul mencapai 15.198.

“Awalnya laporan panitia sekitar 14 ribu lebih, tetapi hasil verifikasi resmi kami tetapkan 15.198 bakul. Dengan ini, Jeneponto mencatat rekor baru MURI. Harapan kami, semangat kebaikan ini terus dijaga dan diwariskan,” tutur Manager MURI, Triyono.

Dalam kesempatan ini, Bupati Jeneponto, Paris Yasir memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat.

“Peringatan Maudu’ Turatea ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan budaya berbagi,” terangnya.

“Alhamdulillah, Jeneponto telah mencatat sejarah dengan rekor MURI, namun yang lebih penting adalah bagaimana kita terus meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Paris Yasir.

Maudu' Turatea di Jeneponto Tercatat dalam  Rekor MURI dengan Sebanyak 15.198 Bakul Maulid
Kemeriahan Maudu’ Turatea dalam rangkaian peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, ribuan masyarakat Kabupaten Jeneponto tumpah ruah memadati lapangan Kantor Bupati Jeneponto, Selasa (30/9/2025).

Panitia memberikan penghargaan kepada peserta dengan bakul terbanyak yaitu:

  • Juara 1: Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang
  • Juara 2: Kementerian Agama Jeneponto
  • Juara 3: PDAM Jeneponto

Selanjutnya, pembagian bakul Maulid kepada masyarakat, sebagai simbol keberkahan dan semangat berbagi. Maudu’ Turatea kali ini tercatat bukan hanya dalam rekor MURI, tetapi juga dalam hati masyarakat Jeneponto sebagai bukti nyata cinta kepada Rasulullah SAW dan menanamkan nilai-nilai islami bagi masyarakat Jeneponto. (*)

Maudu' Turatea di Jeneponto Tercatat dalam  Rekor MURI dengan Sebanyak 15.198 Bakul Maulid
Kemeriahan Maudu’ Turatea dalam rangkaian peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, ribuan masyarakat Kabupaten Jeneponto tumpah ruah memadati lapangan Kantor Bupati Jeneponto, Selasa (30/9/2025).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com