MAKASSAR—Warga Kompleks Prima Griya, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Makassar, menggelar buka puasa bersama di Lapangan Prima Griya, Minggu (8/3/2026). Kegiatan Ramadan itu juga dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta penyerahan hadiah kepada anak-anak peserta kegiatan Ramadan Ceria.
Ketua RT 02 Kompleks Prima Griya, Andi Muh Adhar, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Sebagai pengurus RT, kami mengucapkan terima kasih kepada ketua panitia, Majelis Taklim Al-Ikhlas, serta seluruh warga yang telah berpartisipasi, baik berupa tenaga maupun materi. Berkat kebersamaan dan kekompakan kita semua, acara ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan buka puasa bersama itu dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan sosial di lingkungan warga.
Dalam kesempatan yang sama, panitia juga menyerahkan hadiah kepada anak-anak yang sebelumnya mengikuti kegiatan Ramadan Ceria yang digelar sepekan lalu.
“Alhamdulillah, tadi kita juga telah menyerahkan hadiah kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan Ramadan Ceria. Bagi yang belum meraih juara, jangan berkecil hati. Semua anak-anak kita adalah juara dan kebanggaan kita bersama,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua RT/RW, Lurah Bitowa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pengurus masjid, Majelis Taklim, serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua RW 06, Muh Aris, mengatakan kegiatan buka puasa bersama warga menjadi agenda rutin setiap Ramadan yang dilaksanakan melalui kolaborasi pengurus RT/RW, Majelis Taklim, serta pengurus Masjid Al-Ikhlas.
“Melalui momentum bulan suci Ramadan ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan sinergitas antara pemerintah setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen lainnya,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WITA dan berjalan dalam suasana kebersamaan. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Muh Aris
Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.













