PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Gunung Kawi Makin Ganas, Api Sudah Capai Pos 2 Sirah KencongKPK Bongkar Peran 4 Tersangka Suap HGB yang Diduga Orang Kepercayaan NusronPrabowo Dijadwalkan ke Sulsel, Andi Sudirman Satukan Kekuatan TNI-Polri hingga Kepala DaerahBBM Langka, Listrik Padam: Penderitaan Warga Makassar Paket KomplitFH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokSwasembada Pangan di Bawah Sistem Kapitalisme: Harga Naik, Rakyat Kian TerhimpitPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Gunung Kawi Makin Ganas, Api Sudah Capai Pos 2 Sirah KencongKPK Bongkar Peran 4 Tersangka Suap HGB yang Diduga Orang Kepercayaan NusronPrabowo Dijadwalkan ke Sulsel, Andi Sudirman Satukan Kekuatan TNI-Polri hingga Kepala DaerahBBM Langka, Listrik Padam: Penderitaan Warga Makassar Paket KomplitFH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokSwasembada Pangan di Bawah Sistem Kapitalisme: Harga Naik, Rakyat Kian Terhimpit
Nasional

Presiden Prabowo Panggil Petinggi TNI ke Istana, Bahas Laporan 2.000 Jembatan hingga Listrik untuk 200 Desa Papua

343
×

Presiden Prabowo Panggil Petinggi TNI ke Istana, Bahas Laporan 2.000 Jembatan hingga Listrik untuk 200 Desa Papua

Sebarkan artikel ini
Presiden Bersama Petinggi TNI
Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan TNI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, (9/6/2026). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran pimpinan TNI di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026), untuk membahas perkembangan berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan listrik di Papua, pembangunan jembatan gantung, hingga akses air bersih di daerah terpencil.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Hadir pula Panglima TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara M. Tonny Harjono.

Menurut Seskab Teddy, salah satu capaian yang mendapat perhatian Presiden adalah program listrik masuk Papua yang dijalankan TNI AD. Hingga pertengahan 2026, program tersebut telah menjangkau lebih dari 200 desa, terutama di wilayah pegunungan yang selama ini sulit mendapatkan akses energi.

Selain itu, pembangunan Jembatan Gantung Garuda juga terus dikebut untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Hingga saat ini, jumlah jembatan yang telah dibangun atau sedang dalam proses pembangunan mendekati 2.000 titik di berbagai daerah Indonesia.

TNI juga melaporkan perkembangan program pipanisasi dan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Hingga Juni 2026, jumlah lokasi pembangunan telah mendekati 2.000 titik dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga.

“Program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih juga terus ditingkatkan. Hingga Juni 2026, jumlah titik pembangunan telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga,” kata Teddy.

Selain membahas program pembangunan, KSAD turut melaporkan berbagai upaya peningkatan kesejahteraan prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara.

Teddy menegaskan, melalui berbagai program tersebut TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam pemerataan pembangunan, peningkatan konektivitas, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah terpencil di Indonesia. (Ag4ys/Setkab)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com