PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Appi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurKios Pangan Diperkuat, DKP Makassar Bidik Stabilitas Harga dan Akses Sembako WargaFH Unhas Bidik Kerja Sama dengan UNODC, Bahas Kejahatan Transnasional hingga KorupsiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Appi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurKios Pangan Diperkuat, DKP Makassar Bidik Stabilitas Harga dan Akses Sembako WargaFH Unhas Bidik Kerja Sama dengan UNODC, Bahas Kejahatan Transnasional hingga Korupsi
Pangkep

Ratusan Pulau Pangkep Butuh Perhatian Khusus, MYL Bangun Sinergi dengan Lantamal VI

94
×

Ratusan Pulau Pangkep Butuh Perhatian Khusus, MYL Bangun Sinergi dengan Lantamal VI

Sebarkan artikel ini
MYL LantamalVI1
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) saat menyerahkan cindera mata kepada Komandan Lantamal VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, dalam kunjungan silaturahmi ke Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar, Rabu (10/6/2026)

MAKASSAR — Luasnya wilayah kepulauan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kembali menjadi perhatian strategis. Di tengah tantangan pembangunan kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) membangun komunikasi langsung dengan jajaran TNI Angkatan Laut melalui kunjungan silaturahmi ke Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar, Rabu (10/06/2026).

Kunjungan MYL yang didampingi Kepala Dinas Kominfo SP dan Asisten I Setda Pangkep diterima langsung Komandan Lantamal VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz. Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi membuka ruang kolaborasi dalam penguatan pembangunan dan pengawasan wilayah kepulauan.

Danlantamal VI mengungkapkan bahwa Pangkep merupakan salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus karena memiliki ratusan pulau yang tersebar dengan karakteristik dan tantangan yang berbeda-beda. Kondisi tersebut membutuhkan pengelolaan serta pengawasan yang tidak bisa dilakukan secara parsial.

Menurutnya, seluruh pulau di Pangkep, baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni, memiliki nilai strategis yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AL dinilai menjadi kebutuhan penting untuk memastikan wilayah kepulauan tetap terjaga dan berkembang.

“Kami senang Bupati Pangkep berkunjung. Pangkep menjadi salah satu perhatian kami karena memiliki banyak pulau yang tersebar dan membutuhkan perhatian khusus,” ujar Andi Abdul Aziz.

MYL LantamalVI2
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) didampingi Kepala Dinas Kominfo SP dan Asisten I Setda Pangkep diterima langsung Komandan Lantamal VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz.

Sementara itu, MYL menegaskan bahwa pembangunan daerah kepulauan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah. Dukungan berbagai pihak, termasuk TNI Angkatan Laut, menjadi faktor penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Menurutnya, masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terluar harus mendapatkan akses pelayanan dan pembangunan yang sama dengan masyarakat di daratan. Karena itu, kerja sama lintas sektor perlu terus diperkuat.

“Insyaallah kolaborasi antara Pemkab Pangkep dan Angkatan Laut dapat terus terjalin untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan,” kata MYL.

Pertemuan tersebut menjadi sinyal penguatan sinergi antara Pemkab Pangkep dan TNI AL. Di tengah besarnya potensi maritim yang dimiliki Pangkep, kolaborasi kedua pihak diharapkan mampu mempercepat pembangunan kawasan kepulauan sekaligus memperkuat pengawasan wilayah laut yang menjadi salah satu aset strategis Sulawesi Selatan. (M4d/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com