SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyusuri sejumlah dusun di Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, menggunakan motor trail, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan usai Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap bermalam di Desa Tana Toro sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan pemerintah sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat di wilayah pegunungan.
Perjalanan dimulai dari Kantor Desa Tana Toro menuju Dusun Matajang, kemudian dilanjutkan ke Dusun Lariu dan berakhir di Dusun Tana Toro. Sepanjang perjalanan, rombongan melintasi jalur perbukitan, jalan desa, hingga kawasan perkebunan milik warga.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian Bupati adalah kebun kopi masyarakat. Di lokasi tersebut, Syaharuddin berdialog langsung dengan para petani terkait produksi kopi, pengelolaan hasil panen, hingga berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung pengembangan sektor perkebunan.
Menurutnya, kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan.
Selain meninjau sektor pertanian, Syaharuddin juga menyempatkan diri menyapa warga yang ditemui di sepanjang rute perjalanan. Kesempatan itu dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di daerah mereka.
Syaharuddin mengatakan, kunjungan langsung ke dusun-dusun merupakan langkah pemerintah untuk mengetahui kondisi masyarakat secara nyata sekaligus memastikan program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Dengan turun langsung ke lapangan, kita bisa melihat kondisi masyarakat dan potensi daerah secara lebih jelas sehingga program yang dirancang dapat lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, potensi kopi yang dimiliki Desa Tana Toro perlu terus didorong agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat, menjangkau wilayah-wilayah pegunungan, serta memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa. (4dy/4dv)













