PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KAHMI Sulsel Wacanakan Federalisme; Otonomi Khusus hingga “Bubar Dulu” Dibahas210 Mahasiswa dari 32 Kampus Adu Jago Statistika di OLS 2026 UNMAndi Shalman Ambil Alih KNPI Sidrap, Konsolidasi Pemuda Jadi Ujian PertamaKemarau Panjang Landa Makassar, Appi Gelar Salat Istisqa dan Kerahkan Damkar-BPBD Kirim Air hingga 60 TitikBukan Sekadar Program Kampus, Mahasiswa UNM Uji Inovasi Kesehatan di Pelosok JenepontoWarkop Kamtibmas Bangkala Resmi Dibuka, Polisi dan Warga Kini Punya Ruang Ngobrol BarengPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KAHMI Sulsel Wacanakan Federalisme; Otonomi Khusus hingga “Bubar Dulu” Dibahas210 Mahasiswa dari 32 Kampus Adu Jago Statistika di OLS 2026 UNMAndi Shalman Ambil Alih KNPI Sidrap, Konsolidasi Pemuda Jadi Ujian PertamaKemarau Panjang Landa Makassar, Appi Gelar Salat Istisqa dan Kerahkan Damkar-BPBD Kirim Air hingga 60 TitikBukan Sekadar Program Kampus, Mahasiswa UNM Uji Inovasi Kesehatan di Pelosok JenepontoWarkop Kamtibmas Bangkala Resmi Dibuka, Polisi dan Warga Kini Punya Ruang Ngobrol Bareng
Media Kampus

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi 3R di SDN 65 Parepare, Sulap Tutup Botol Bekas Jadi Kerajinan Bernilai

96
×

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi 3R di SDN 65 Parepare, Sulap Tutup Botol Bekas Jadi Kerajinan Bernilai

Sebarkan artikel ini
KKN Unhas Parepare
Mahasiswa KKN Gelombang 116 Tematik Pengelolaan Sampah Unhas usai mengedukasi siswa UPTD SD Negeri 65 Parepare tentang pengelolaan sampah plastik melalui penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Senin (21/7/2026). (Foto: Intan Ramadhani)

PAREPARE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Tematik Pengelolaan Sampah Universitas Hasanuddin (Unhas) mengedukasi siswa UPTD SD Negeri 65 Parepare tentang pengelolaan sampah plastik melalui penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Senin (21/7/2026).

Kegiatan yang dipandu Muhammad Dhirgham Zaim Z. ini menyasar 15 siswa kelas VI dengan tujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi produk yang bernilai guna.

Dalam pemaparannya, Dhirgham menjelaskan dampak buruk sampah plastik terhadap lingkungan sekaligus mengenalkan penerapan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung mengolah tutup botol plastik bekas menjadi gantungan kunci.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan kerajinan tersebut. Mereka bebas berkreasi dengan berbagai bentuk dan warna, sekaligus belajar bahwa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Menurut Dhirgham, pendekatan praktik dipilih agar siswa lebih mudah memahami pentingnya pengelolaan sampah sekaligus membangun kebiasaan memilah dan memanfaatkan limbah sejak dini.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik, khususnya tutup botol bekas, masih memiliki nilai guna apabila diolah dengan kreativitas. Harapannya, siswa dapat menerapkan kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah sejak dini sehingga tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa KKN Unhas dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis edukasi masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah.

Kepala UPTD SD Negeri 65 Parepare mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta didik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Program seperti ini tidak hanya mengasah kreativitas siswa dalam membuat kerajinan dari bahan bekas, tetapi juga meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya memanfaatkan sampah plastik dan menjaga kebersihan lingkungan sejak usia sekolah,” katanya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap budaya mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah plastik dapat menjadi kebiasaan yang terus diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan sejak usia sekolah. (Mp/Ag4ys)

Citizen Reporter: Intan Ramadhani Hafid (Mahasiswa Teknik Elektro Unhas)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com