PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPascasarjana Unhas Bangun Riset Berbasis Suara Komunitas Bersama National Geographic ExplorerPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPascasarjana Unhas Bangun Riset Berbasis Suara Komunitas Bersama National Geographic Explorer
Makassar

Camat Manggala Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting, LPPM Universitas Handayani Gelar FGD di Makassar

319
×

Camat Manggala Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting, LPPM Universitas Handayani Gelar FGD di Makassar

Sebarkan artikel ini
FGD Cam Manggala
Camat Manggala Ahmad saat sambutan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Tata Kelola Kolaboratif dalam Pencegahan Stunting Kota Makassar di Aula Kantor Kecamatan Manggala, Selasa (28/7/2026).

MAKASSAR – Pemerintah Kecamatan Manggala terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut ditegaskan Camat Manggala Ahmad saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Tata Kelola Kolaboratif dalam Pencegahan Stunting Kota Makassar di Aula Kantor Kecamatan Manggala, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Handayani Makassar itu menjadi forum untuk menyatukan langkah pemerintah, akademisi, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kota Makassar.

Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai strategi, tantangan, serta model kolaborasi yang dinilai efektif untuk memperkuat program pencegahan stunting, mulai dari peningkatan edukasi masyarakat hingga penguatan layanan kesehatan ibu dan anak.

Camat Manggala Ahmad menegaskan bahwa persoalan stunting tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Manggala berkomitmen mendukung berbagai program intervensi melalui edukasi kepada masyarakat, penguatan kapasitas kader kesehatan, pemberdayaan keluarga, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan pemenuhan gizi dan kesehatan ibu serta anak.

FGD manggala1
Camat Manggala Ahmad beserta sejumlah peserta Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Tata Kelola Kolaboratif dalam Pencegahan Stunting Kota Makassar di Aula Kantor Kecamatan Manggala, Selasa (28/7/2026).

“Kolaborasi menjadi kunci dalam mempercepat penurunan stunting. Seluruh pihak harus bergerak bersama agar anak-anak kita tumbuh sehat dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui FGD tersebut, diharapkan lahir berbagai rekomendasi dan inovasi yang dapat menjadi acuan dalam memperkuat tata kelola kolaboratif pencegahan stunting di Kota Makassar.

Selain itu, peran perguruan tinggi melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan mampu mendukung penyusunan kebijakan yang berbasis data sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. (Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com