MAKASSAR — Menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas dan silaturahmi Polsek Manggala bersama warga Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Makassar, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Komp. Taman Makassar Indah, Jalan Tamangapa Raya III RW 09, tersebut diikuti sekitar 100 warga.
Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan, S.H., M.H., M.Si., bersama jajaran personel Polsek Manggala, menegaskan masyarakat merupakan mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia mengajak warga tidak bersikap pasif ketika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan. Kepedulian terhadap kondisi sosial sekitar, menurutnya, menjadi langkah awal untuk mencegah terjadinya tindak kriminal maupun konflik antarwarga.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap perlindungan anak dan ancaman keterlibatan remaja dalam kelompok geng motor. Orang tua diminta memperkuat pengawasan terhadap anak, terutama mereka yang masih berusia di bawah 18 tahun, agar tidak terlibat maupun menjadi korban gangguan kamtibmas.
Dialog antara polisi dan warga kemudian membahas sejumlah persoalan yang bersentuhan langsung dengan keamanan lingkungan. Warga mempertanyakan cara mengenali potensi gangguan kamtibmas, mekanisme pelaporan, keberadaan penjual minuman keras, kebutuhan pemasangan CCTV hingga persoalan pengaturan lalu lintas di wilayah Bangkala.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolsek Manggala mengarahkan warga untuk aktif berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 ketika membutuhkan bantuan atau hendak melaporkan kejadian yang berkaitan dengan keamanan.

Selain penindakan, kepolisian mendorong penyelesaian persoalan sosial secara persuasif. Kesalahpahaman atau konflik ringan antarwarga diharapkan dapat diselesaikan melalui mediasi dan problem solving sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Kegiatan yang dihadiri Lurah Bangkala Muhammad Dafri Koding, S.Ag., Babinsa Kelurahan Bangkala Serda Dahlan, Koordinator FKPM Kota Makassar Andi Pasammangi Wawo, Ketua FKPM Kecamatan Manggala H. Syarief Nasution, M.Si., tokoh masyarakat, para ketua RT/RW serta Bhabinkamtibmas itu ditutup dengan ngopi dan ramah tamah.
Bagi Polsek Manggala, Ngopi Kamtibmas bukan sekadar forum silaturahmi. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mendengar langsung persoalan warga, membangun komunikasi dua arah dan mencari solusi bersama agar keamanan di Kelurahan Bangkala tetap terjaga.(4r5/Ag4ys)













