PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanKuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan Fiskal
Jeneponto

Mulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

28
×

Mulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Sebarkan artikel ini
Bupati Paris Yasir
Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM., memimpin langsung rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyikapi kelangkaan BBM dan LPG 3 kilogram (kg) yang mulai dikeluhkan masyarakat, Selasa (15/9/2026). (Foto: Kahar Sese)

JENEPONTO — Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengambil langkah cepat menyikapi kelangkaan BBM dan LPG 3 kilogram (kg) yang mulai dikeluhkan masyarakat. Salah satunya dengan menerapkan sistem pengisian BBM ganjil-genap di seluruh SPBU.

Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM., Selasa (15/9/2026).  Rapat dihadiri unsur TNI, Polri, Kejaksaan, jajaran pemerintah daerah hingga para manajer SPBU se-Kabupaten Jeneponto.

Rapat digelar menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU serta sulitnya masyarakat memperoleh LPG 3 kg di beberapa wilayah.

Dalam keputusan rapat, sistem pengisian BBM berdasarkan nomor polisi mulai diterapkan. Hari ini, kebijakan tersebut baru berlaku di tiga SPBU, yakni SPBU Paccellanga, SPBU Boyong dan SPBU Kalukuang.

Mulai besok, seluruh SPBU di Kabupaten Jeneponto diwajibkan menerapkan sistem ganjil-genap sesuai tanggal. Kendaraan dengan nomor polisi berakhiran ganjil hanya dapat mengisi BBM pada tanggal ganjil. Sebaliknya, kendaraan dengan nomor polisi berakhiran genap mengisi pada tanggal genap.

Pemkab Jeneponto berharap pola tersebut dapat mengurai kepadatan antrean sekaligus membuat akses masyarakat terhadap BBM lebih merata.

Saat ini terdapat 10 SPBU yang beroperasi di Kabupaten Jeneponto, yakni SPBU Allu, Paccellanga, Boyong, Kalukuang, Jalan Pahlawan 1, Jalan Pahlawan 2, Bulobulo, Lingkar, Taroang dan Tolo’.

Rakor BBM Jeneponto
Suasana rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jeneponto menyikapi kelangkaan BBM dan LPG 3 kilogram (kg) yang mulai dikeluhkan masyarakat, Selasa (15/9/2026). (Foto: Kahar Sese)

LPG 3 Kg Ikut Jadi Sorotan

Persoalan LPG 3 kg juga menjadi perhatian dalam rapat koordinasi tersebut. Selain kelangkaan, masyarakat mengeluhkan adanya perbedaan harga LPG bersubsidi di lapangan.

Pemkab Jeneponto bersama Forkopimda berkomitmen memperkuat koordinasi dan pengawasan distribusi LPG 3 kg agar penyalurannya sesuai ketentuan dan tidak merugikan masyarakat.

Pemerintah juga mengimbau warga tidak melakukan panic buying. Masyarakat diminta membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta tidak melakukan penimbunan.

Pemkab Jeneponto menilai pembelian secara berlebihan justru berpotensi memperparah kelangkaan karena stok yang seharusnya mencukupi kebutuhan masyarakat terserap lebih cepat.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas maupun menyebarkan kabar yang dapat memicu kepanikan.

Pemerintah bersama aparat dan pengelola SPBU serta penyalur LPG akan terus melakukan pengawasan. Masyarakat pun diharapkan ikut menjaga situasi tetap tertib dengan membeli sesuai kebutuhan.

Yang dijaga bukan hanya ketersediaan BBM dan LPG, tetapi juga ketenangan masyarakat Jeneponto. (5353)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com