MAKASSAR — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Selatan memperkenalkan rencana pembangunan Graha Hijau Hitam kepada Wakil Gubernur Sulsel Hj. Fatmawati Rusdi.
Rencana pembangunan gedung yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas HMI dan KAHMI di Sulsel itu disampaikan dalam audiensi MW KAHMI Sulsel dengan Fatmawati di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Dg. Ngawing, Makassar, Kamis (1/10/2026).
Rombongan MW KAHMI Sulsel dipimpin Koordinator Presidium Ir. Fadriaty AS, ST, MM, didampingi Sekretaris Umum Dr. Hidayah Muhallim.
Fadriaty mengatakan Graha Hijau Hitam merupakan bagian dari ikhtiar KAHMI Sulsel menyediakan ruang bersama bagi aktivitas organisasi, sekaligus mendukung berbagai kegiatan sosial dan keumatan.
“Insya Allah, di bulan Oktober ini kami berencana melakukan grand launching gedung Graha Hijau Hitam sebagai pusat aktivitas keorganisasian HMI dan KAHMI di Sulawesi Selatan,” kata Fadriaty.
Dalam audiensi tersebut, Fadriaty meminta Sekretaris Umum MW KAHMI Sulsel yang juga Ketua Panitia Grand Launching Graha Hijau Hitam, Dr. Hidayah Muhallim, menyerahkan rancangan desain gedung kepada Fatmawati.
Berdasarkan rancangan yang diperkenalkan, Graha Hijau Hitam akan dibangun di kawasan Talasalapang, Makassar, di atas lahan sekitar 2.000 meter persegi.
Gedung tersebut direncanakan memiliki lima lantai, dilengkapi masjid yang dibangun sebagai bangunan terpisah dalam satu kawasan.
Fadriaty berharap Graha Hijau Hitam nantinya tidak sekadar menjadi sekretariat organisasi, tetapi berkembang menjadi ruang bersama untuk berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan dan keumatan.
“Kami berharap Ibu Wagub dan Pemerintah Provinsi Sulsel berkenan mengambil bagian dalam ikhtiar peradaban dan pemenuhan kepentingan umat ini,” ujarnya.
Fatmawati menyambut baik audiensi jajaran KAHMI Sulsel tersebut. Ia menyebut KAHMI sebagai wadah alumni HMI yang memiliki pengalaman dan kiprah di berbagai bidang.
“Selamat datang kawan-kawan KAHMI Sulsel. Saya senang sekali dengan pertemuan ini. KAHMI yang saya tahu, berisi orang-orang hebat dan tokoh-tokoh penting bangsa,” kata Fatmawati.
Dalam pertemuan itu, Fatmawati juga menyampaikan bahwa dirinya menerima sejumlah pesan dari tokoh HMI dan KAHMI untuk memberi perhatian terhadap aktivitas kedua organisasi tersebut.
“Kak Rifqizamy Ketua Komisi II DPR-RI sering titip pesan kepada saya untuk memperhatikan KAHMI dan HMI,” ujarnya.
Sementara itu, Fadriaty mengatakan audiensi tersebut juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara KAHMI Sulsel dan Pemerintah Provinsi Sulsel.
Ia menyebut kepengurusan MW KAHMI Sulsel periode saat ini akan berakhir pada 2027. Karena itu, sejumlah agenda strategis organisasi turut dibahas dalam pertemuan tersebut.
Rencana grand launching Graha Hijau Hitam dijadwalkan berlangsung pada penghujung Oktober 2026.
Audiensi ditutup dengan foto bersama Wakil Gubernur Sulsel dan jajaran pengurus MW KAHMI Sulsel.

Sejumlah pengurus yang hadir antara lain Wakil Bendahara Dr. Rosnaini Daga, Direktur LPMD KAHMI Sulsel Asri Tadda, Abdul Hafid, Muh. Zakir, dan Muhammad Ilhamdani. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Asri Tadda








