PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • SMPN 2 Sungguminasa Borong Prestasi, English Club dan Pramuka Raih Juara di Berbagai Lomba • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • SMPN 2 Sungguminasa Borong Prestasi, English Club dan Pramuka Raih Juara di Berbagai Lomba •
News

Pasca Penangkapan 3 Terduga Teroris, Polda Jateng Perketat Pengamanan Wilayah

495
×

Pasca Penangkapan 3 Terduga Teroris, Polda Jateng Perketat Pengamanan Wilayah

Sebarkan artikel ini

SOLO — Polda Jawa Tengah menggelar langkah antisipasi setelah Densus anti teror menangkap tiga terduga teroris di Kendal dan Temanggung Jawa Tengah, Minggu (18/6). Wakil Kepala Polda Jawa Tengah, Indrajit, saat ditemui di Solo, Senin (19/6), mengatakan personil polisi yang ditugaskan dalam pengamanan Idul Fitri akan dibantu oleh TNI. Indrajit yang berpangkat Jenderal bintang satu ini mengungkapkan polisi yang bertugas juga akan dipersenjatai dan dilengkapi rompi anti peluru.

“Untuk personil pengamanan arus mudik Lebaran ini Polda Jateng menerjunkan 20.100 orang, tambahan BKO dari Mabes POLRI ada sekitar 1200-an personil, dan juga ada tambahan lagi dari unsur TNI. Kita arahkan agar semua personil yang ada di wilayah, baik di pos pengamanan maupun di kantor-kantor kepolisian akan dibantu dari TNI. Pengamanan akan kita tingkatkan. Tahun ini semoga tidak terulang lagi peristiwa terorisme seperti tahun lalu. Kita tetap waspada. Itu sudah termasuk SOP (standard operational procedure) kelengkapan kita, senjata api dan rompi anti peluru bagi anggota di lapangan,” ujar Brigjen Indrajit.

Densus anti teror menangkap 3 orang terduga teroris di Temanggung dan Kendal Jawa Tengah, Minggu (18/6). Densus menggeledah dan menyita berbagai barang bukti, termasuk buku-buku bertema jihad, komputer, telepon genggam, tas berisi bahan kimia, dan bendera merah putih bertuliskan bahasa Arab. POLRI menyebut tiga orang terduga teroris yang ditangkap ini termasuk jaringan kelompok penembak polisi di Tuban Jawa Timur, April lalu. Anggota kelompok tersebut sebagian berasal dari Jawa Tengah dan tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah atau JAD.

Sementara itu, Wakil Kepala Polresta Solo, Andi Rifai mengungkapkan bahwa POLRI kini dalam status siaga satu dan ini akan diberlakukan hingga pasca Idul Fitri.

“Kami sudah menerapkan siaga satu sesuai instruksi pimpinan. Mulai hari ini hingga sepekan setelah Lebaran atau H+7, itu kalau tidak ada perubahan. Personil akan bersenjata dan memakai rompi anti peluru sebagai langkah antisipasi,”ujar AKBP Andi Rifai.

Pengamanan tidak hanya dilakukan aparat keamanan. Solo memiliki sejarah terkait serangan terhadap polisi. Pengamanan wilayah juga dilakukan oleh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Kepala satpol PP Pemkot Solo, Sutarja mengungkapkan pengamanan wilayah, termasuk patroli melibatkan petugas linmas (perlindungan masyarakat) atau yang dulu dikenal dengan sebutan Hansip atau pertahanan sipil.

“Tetap patroli akan kita tingkatkan. Kita sudah koordinasi dengan Polresta maupun KODIM. Ada sekitar 100 personil BKO Polisi danTNI tambahan pengamanan. Linmas kota pemkot ada 125 personil, itu belum Linmas yang ada di setiap kelurahan atau kampung. Totalnya lebih dari 1000 orang,” ujar Kepala Satpol PP Pemkot Solo, Sutarja.  (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com