PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain •
News

Kandang Terbakar, 4000 Ekor Ayam Terpanggang

427
×

Kandang Terbakar, 4000 Ekor Ayam Terpanggang

Sebarkan artikel ini

BATANG – Sedikitnya 4000 ayam hangus terpanggang dan pemilik kandang ayam merugi puluhan juta rupiah akibat dilalap si jago merah. Diduga kebakaran diakibatkan korsleting listrik hingga membakar kandang ayam milik H Sohibin warga Dukuh Siwatu, Desa Siwatu, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (07-07-2017).

Beruntung dalam kebakaran itu tidak ada korban jiwa manusia. Namun korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah, sekitar Rp60 juta.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melalui Kapolsek Wonotunggal AKP Donmi Krestanto mengatakan, api dapat dipadamkan oleh pemadam kebakaran, TNI, Polisi dan masyarakat dalam waktu kurang lebih 1,5 jam.

Menurut Kapolsek, kejadian diketahui oleh Saksi sekitar pukul 05.30 WIB. Kemudian saksi berlari sambil berteriak bahwa ada kebakaran, pada saat itu saksi lain yang mendengar teriakan langsung menuju kandang ayam tersebut.

“Diduga api berasal dari kandang ayam bagian tengah yang diakibatkan oleh hubungan arus pendek, yang kemudian membakar plastik penutup kandang ayam dan api menyebar ke atap yang menyebabkan kandang ayam tersebut roboh,” jelas AKP Donni.

Perangkat desa kemudian menghubungi Polsek Wonotunggal dan Damkar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB dengan menggunakan 3 unit mobil Damkar. (*/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com