PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka •
Daerah

Patta Bau Berharap Media Genjot Permasalahan Ternak Liar

434
×

Patta Bau Berharap Media Genjot Permasalahan Ternak Liar

Sebarkan artikel ini

SELAYAR – Persoalan penanganan ternak liar di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan yang sudah cukup meresahkan masyarakat, khususnya para petani dan pekebun mendapat tanggapan dari Kepala Seksi Pengaduan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), Patta Bau, S. Sos.

Patta Bau berharap agar pekerja media dapat mengambil peran serta dalam upaya penanganan ternak liar dengan turut melakukan pemantauan lapangan dan menggenjot permasalahan sapi, serta ternak liar lainnya melalui tulisan.

Dia berjanji, akan menindak tegas siapapun pemilik sapi atau ternak liar yang kedapatan membiarkan hewan piaraannya berkeliaran hingga ke jalan dan atau merusak tanaman warga.

“Aparat satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) berharap agar teman-teman media dapat mengambil peran dalam upaya penanganan sapi serta ternak liar melalui pemantauan lapangan sembari terus menggenjot tulisan menyangkut permasalahan ternak liar,” pinta Patta Bau saat ditemui wartawan di Mako Satuan Polisi Pamong Praja, Selasa (11/7/2017).

Selain peran media, masyarakat juga diharapkan dapat aktif berkontribusi mendokumentasikan dan menyampaikan laporan pengaduan ke Mako Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) bila mendapati ternak atau hewan piaraan yang berkeliaran di jalan ataupun lokasi perkebunan milik warga.

Dengan begitu, aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebaran (Damkar) akan lebih mudah dalam mengawal persoalan penertiban ternak liar sampai ke meja peradilan.

Hal ini disampaikan Patta Bau dengan mendasari banyaknya laporan dan pengaduan warga mengenai keberadaan sapi serta ternak liar yang diterima aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) kabupaten.

“Keberadaan sapi dan ternak liar sudah terbilang sangat meresahkan dan telah beberapa kali memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya, terutama laka tunggal. Oleh karenanya, persoalan sapi dan ternak liar sudah saatnya untuk dikawal secara ketat hingga ke meja peradilan tanpa memandang pemilik ternak,” tegasnya. (fs/4sr)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com