PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital •
News

Dr Hamdan Zoelva : Syarikat Islam, Ormas Tertua di Indonesia

595
×

Dr Hamdan Zoelva : Syarikat Islam, Ormas Tertua di Indonesia

Sebarkan artikel ini

MAMUJU – Ketua Umum Syarikat Islam, Dr H. Hamdan Zoelva, melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam Sulawesi Barat di kota Mamuju, Selasa (25/7/2017) pagi tadi. Turut hadir dalam pelantikan tersebut, yakni Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar dan Wakil Bupati Mamuju Irwan SP. Pababari dan H. Anshar Nur Hasanuddin, MA.

Dr Hamdan Zoelva dalam sambutannya mengatakan bahwa, organisasi yang pertama kali menuntut kemerdekaan kepada pemerintah Hindia-Belanda adalah Syarikat Islam. Melalui Kongres Nasionalnya di alun-alun kota Bandung pada 1916. Tokroaminoto mengucapkan pidato yang terkenal dengan pidato “Zelfbestuur”, menuntut kepada pemerintah Hindia Belanda untuk membentuk pemerintahan sendiri bagi bangsa Indonesia.

“Itulah yang melatarbelakangi pemerintah Hindia-Belanda membentuk Volksraad yang merupakan Dewan Perwakilan Rakyat pertama. Syarikat Islam juga merupakan wadah perkaderan bagi para tokoh muda yang kelak menjadi pendiri bangsa. Semaun, Alimin, Muso yang berhaluan kiri, Kartosuwiryo yang berhaluan Islam, dan Soekarno yang berhaluan nasionalis,” papar Hamdan

“Begitu juga tokoh pendiri organisasi kemasyarakat yang berdiri paling awal di Indonesia pernah menjadi anggota Syarikat Islam, misalnya KH. Ahmad Dahlan dan KH. Abdul Wahab Hasbullah,” terang Hamdan, seperti yang dirilis Humas DPP Syarikat Islam, Aulia Tahkim Tjokroaminoto kepada sejumlah media.

ssd

Selanjutnya Dr Hamdan mengatakan bahwa, syarikat Islam sebagai organisasi tertua di Republik ini, dalam perjalanan sejarahnya telah mengalami berbagai, pasang surut gelombang. Dimulai dari Sarekat Dagang Islam, kemudian Syarikat Islam, lalu menjadi Partai Syarikat Islam Hindia Timur, menjadi Partai Syarikat Islam Indonesia dan kembali lagi menjadi Syarikat Islam.

“Pada Majelis Tahkim/Kongres ke-40, kita telah berazzam untuk kembali kepada azymuth, kembali kita fokus memperjuangkan Dakwah Ekonomi. Karena untuk mewujudkan kemandirian Ekonomi haruslah diperkuat ekonomi rakyat. Tidak bisa kita menggantungkan Perekonomian kepada hanya segelintir pengusaha,” lanjutnya.

Sebelumnya, pada Mukernas I Syarikat Islam Mei 2017 lalu, telah mengeluarkan Rekomendasi antara lain “Menjadikan Desa sebagai Pusat Pertumbuhan”.

“Itu sebabnya, program-program kita di bidang ekonomi kedepan akan segera membentuk koperasi koperasi ditingkat Cabang dengan nama KOPSI (Koperasi Perdagangan Syarikat Islam). Ditingkat Wilayah akan dibentuk PUSKOPSI dan ditingkat pusat INKOPSI,” kata Hamdan.

Selain itu, ditingkat Cabang dan Wilayah akan segera dibentuk Kantor Dagang Syarikat Islam yang berfungsi memberikan bimbingan, kemitraan dan pelatihan bagi kaum untuk menjadi pelaku ekonomi yang handal.

“Sedangkan di tingkat pusat, sudah berdiri Sekolah Dagang Samanhudi dengan Kepala Sekolahnya, Sdr Sekjen, Dr Syafinuddin Al Mandari, dan saat ini sedang berlangsung pelatihan untuk Angkatan Pertama. Diharapkan segera diikuti oleh cabang-cabang dan wilayah. Kita perlu bermitra dengan pemerintah daerah untuk tujuan ini,” tutur Hamdan Zoelva.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar mengucapkan selamat dan harapan agar Syarikat Islam dapat memberi kontribusi positif dalam pembangunan SDM yang malaqbiq (mulia).

“Semangat dan cita luhur Syarikat Islam harus dilanjutkan dalam bentuk partisipasi pembangunan. Organisasi ini merupakan pelopor yang lintas etnis dan kelas yang amat kita harapkan dalam perjuangan kebangsaan di masa depan,” jelasnya. (*/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com