MAKASSAR – Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) Makassar, Selasa (24/7), mendapat kunjungan dari USAID JALIN dalam rangka menjajaki kerjasama penanganan berbagai masalah kesehatan dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan.
Manajer Regional Sulawesi Selatan USAID JALIN, Willy Kumurur yang hadir didampingi Helmiati, SKM, MPH, di depan jajaran Pimpinan FKM Unhas mengatakan, bahwa dipilihnya Sulawesi Selatan dan 5 provinsi lainnya yaitu Sumatera Utara, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat sebagai mitra, karena di ke enam provinsi tersebut masih memiliki masalah kematian ibu dan bayi yang cukup tinggi.
“JALIN bukan merupakan singkatan, namun JALIN memiliki makna bermitra. Proyek USAID JALIN bergerak di 6 provinsi di Indonesia salah satunya Sulawesi Selatan, dengan kabupaten sasaran sebanyak 6 kabupaten yaitu Gowa, Bulukumba, Jeneponto, Bone, Sinjai dan Pangkep,” terang Willy.
Dekan FKM Unhas, Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes., M.Med.Ed. menyambut baik upaya kemitraan tersebut, hal itu menurut Dr. Amin , dikarenakan FKM Unhas memiliki sumber daya doktor dan Professor yang cukup.
“Anak-anak perlu diselamatkan, mereka adalah generasi yang harus dipersiapkan. Kemajuan bangsa ini sangat ditentukan oleh kesiapan generasi kita yang ada saat ini,” tegas Dr. Aminuddin.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang juga menangani bidang kerjasama FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, PhD, mengatakan, bahwa kerjasama tersebut bisa juga diarahkan pada kegiatan Problem Best Learning (PBL) mahasiswa yang dilakukan mulai dari semester IV, V dan VI.
“Kerjasama ini dapat juga diarahkan dalam PBL Mahasiswa, dimana mahasiswa tinggal di masyarakat selama dua minggu untuk melakukan pengumpulan data, identifikasi masalah, prioritas masalah, intervensi dan evaluasi program,” ungkap Prof. Sukri. (*/464ys)













