PALU – Pasca gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah, aliran listrik mulai pulih di beberapa bagian Palu. Kota yang berpenduduk lebih dari 370 ribu orang yang paling parah terimbas bencana itu.
Sejumlah toko-toko telah dibuka kembali, jaringan telepon utama kembali beroperasi dan sejumlah penerbangan komersial diperkirakan akan mulai terbang keluar masuk bandara yang rusak di kota itu.
Sementara bantuan darurat perlahan-lahan tiba di Sulawesi, pihak berwenang mulai meningkatkan keamanan untuk mengakhiri penjarahan sporadis yang dilakukan warga yang kehabisan makanan dan air bersih.
Angka resmi korban tewas bertambah menjadi 1.571 pada Jumat (5/10), dengan 70 ribu orang lainnya mengungsi.
Gempa berkekuatan 7,5 itu memicu tsunami besar yang membuat banyak rumah dan gedung lainnya di Palu hancur menjadi puing.
Akses jalan dan jembatan hanyut disapu air, memutuskan jalur transportasi setidaknya di tiga kabupaten sekitar Palu, yang total penduduknya lebih dari satu juta orang. [VOA/shar]













