PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel •
News

Hentikan Kejahatan Kemanusiaan Terhadap Muslim Uighur

414
×

Hentikan Kejahatan Kemanusiaan Terhadap Muslim Uighur

Sebarkan artikel ini
Hentikan Kejahatan Kemanusiaan Terhadap Muslim Uighur
Zaenal Abidin Riam, Koordinator Presidium Demokrasiana Institute. (Foto: Dok)

JAKARTA – Fakta penindasan yang dialami Muslim Uighur di Xinjiang, China Barat kembali hangat, pelakunya tak lain adalah otoritas pemerintahan China,

Melalui aparatnya, pemerintah China melakukan penangkapan dan penyiksaan besar-besaran terhadap Muslim Uighur.

Mereka ditindas di luar batas kemanusiaan, secara benderang peristiwa ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang harus segera dihentikan.

Koordinator Presidium Demokrasiana Institute, Zaenal Abidin Riam, menilai penangkapan dan penyiksaan terhadap Muslim Uighur adalah salah satu kejahatan kemanusiaan paling buruk di era modern.

“Ini adalah kejahatan kemanusiaan paling buruk di era modern, HAM sama sekali tidak mendapat tempat di sana, walaupun pemerintah China bersikukuh menyangkal namun fakta tentang penangkapan dan penyiksaan tak bisa ditutupi,” jelasnya, Rabu (19/12/2018).

“Berdasarkan data Komite PBB untuk penghapusan diskriminasi dan rasial, dari 10 juta warga Muslim Uighur, 1 juta diantaranya telah ditahan tanpa alasan yang bisa diterima akal sehat,” lanjut Enal.

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, pemerintahnya harus bersikap.

“Seharusnya Presiden Jokowi mengambil langkah tegas dengan mendesak otoritas China agar menghentikan penangkapan terhadap Muslim Uighur, ini menyangkut hak asasi manusia yang tidak boleh diperlakukan semena-mena,” tukasnya.

Semua elemen termasuk pemerhati HAM di Indonesia juga perlu bergerak maksimal memberikan dukungan terhadap perampasan hak kemanusiaan yang dialami Muslim Uighur.

Kasus Uighur adalah kasus kemanusiaan, sehingga semua pihak yang merasa memiliki nilai kemanusiaan dalam dirinya seharusnya terpanggil untuk berbuat. [*/shar]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com