PANGKEP – Aksi brutal pengantar jenazah di kota Makassar masih terjadi dari dulu hingga sekarang. Meski aparat kepolisian pernah menyediakan patroli pengawalan pengantar jenazah. Warga Makassar tidak pernah mengubah cara mengantar jenazah dari rumah duka ke tempat pemakaman.
Kini, pengantar jenazah yang mengendarai sepeda motor sebagian mengenakan helm membawa bendera putih dengan ugal-ugalan di jalan poros Pangkep bahkan nyaris memukul mobil patroli Satlantas Polres Pangkep.
Kanit Patroli Ipda Syarif mengaku, aksi brutal pengantar jenazah dari arah Makassar terlihat dari kaca spion mobil patroli Satlantas Polres Pangkep, dan akhirnya diambil ahli untuk pengawalan selanjutnya.
“Melihat kejadian ini, saya langsung memerintahkan kepada anggota Satlantas Polres Pangkep untuk menepi ke pinggir jalan. Kemudian kami mengambil alih pengawalan tersebut,” katanya
Pengawalan jenazah diambil alih agar lebih tertib dan tidak ugal-ugalan yang dapat membahayakan pengguna kendaraan lainnya..
“Rencananya, jenazah akan di kebumikan di Kampung Tala, Kecamatan Ma’rang, Pangkep. Sehingga pengawalan dilakukan sampai rangkaian pengantar jenazah sudah memasuki Kampung Tala,” kata Kanit Patroli Ipda Syarif. [SHR]













