Makassar – Lelang kendaraan Dinas (Randis) milik pemerintah provinsi sulsel, yang saat ini belum dilakukan,karena harus melalui proses atau tahapan yang cukup panjang.
Wakil Gubernur sulsel,Andi Sudirman Sulaiman mengatakan,sejauh ini proses atau tahapan untuk melakukan lelang kendaraan dinas yang dianggap sudah tidak layak terus dilakukan.
“Kita kasih kesempatan dulu kepada Biro pengelolaan barang dan aset daerah sulsel untuk melakukan tahapan lelang kendaraan dinas, karena sejauh ini terus berjalan bahkan dinas perhubungan telah menilai ada 38 unit yang sudah tidak layak pakai dan harus dilelang,Kata Andi Sudirman di kantor gubernur sulsel (18-2-19).
Saat ini pemerintah provinsi sulsel sedang memikirkan adanya metode baru,termasuk studi banding kesurabaya,dimana sistem kendaraan itu bisa disewakan atau rental maupun adanya sistem insentif.
“Model baru sekarang kita pikirkan dan studi banding kesurabaya, apakah nanti kendaraan bisa disewakan atau sistem insentif,yang tentunya Organisasi perangkat daerah (OPD) pasti akan lebih semangat dan setuju,karena kalau kendaraan tinggal pasti operasional costnya lebih tinggi,” lanjutnya.
“Sejauh ini beliau (Gubernur sulsel) sangat setuju dan satu konsep dengan cara seperti itu ,cuma harus ada kajian atau telaah secara menyeluruh agar tidak melanggar aturan,Pungkasnya.
Pemerintah provinsi sulsel,menginginkan agar semua kendaraan dinas yang ada bisa lebih efektif dan efisien,” tutupnya.













