GOWA, Rabu, (24/4), telah dilaksanakan peringatan hari air dunia ke XXVII dengan tema ” Semua Harus Mendapatkan Akses Air” bertempat di Alboretum Kayuara Salapang Bendungan Bili-Bili Kelurahan Bontoparang Kecamatan Parangkoe kabupaten Gowa.
Kegiatan dimulai jam 09.00.WITa dan dibuka langdung Kepala Balai Jenneberang, Ir. Suparji Sst.Mt.
Hadir dalam kegiatan ini antara lsin Gebernur Sulsel diwakili Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel, Ir Muhammad Tamsil MP, Pangdam XlV Hasanuddin diwakili Danrindam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Leo Agung Soembodo, Kapolda Sulsel diwakili Kayanma, AKBP Drs Nurdin, Bupati Gowa diwakili Asisten III Firman Jamaluddin, Kapolres Gowa diwakili Waka Polres Kompol Muh. Fajrin Mustafa, S.Sos, Dandim Gowa Letkol Arh Nur Subekhti M.Si, Kepala Pompengan Sungai Je’neberang, Ir. Suparji Sst.Mt serta undangan lainnya keurang lebih 1500 orang.
Dalam kegiatan peringatan hari air dunia ini juga laksanakan penanaman bibit pohon, yaitu jenis pohon Mahoni dan Durian di lokasi Alboretum sebanyak 500 pohon.
Pada saat bersamaan undangan melakukan penaman bibit pohon dilokasi Alboretum Waka Polres Gowa Kompol Muh. Fajrin turut menanam pohon bersama undangan lainnya dimana Waka Polrea Gowa disampingi Panitia menanam pohon jenis Durian yang telah disediakan oleh Panitia acara.
Waka Polres Gowa saat ditemuai diacara mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah dalam melestarikan Lingkungan khususnya sumber air yang ada disekitar Bendungan Bili-bili yang dapat dimanfatkan oleh masyarakat di Sulawesi Selatan.
Selama kegaiatan berlangsung juga penyerahana hadiah berupa Piala kepada Instansi dan LSM dalam mengikuti lomba Kebersihan Kanal dan pemerhati lingkungan tingkat Provinsin Sulsel. (*/70n/464ys)







