MAKASSAR – Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Enrekang mendapat perhatian Gubernur Provinsi Sulsel, Nurdin Abdullah.
Gubernur Sulsel mengaku,Penanganan karhutla di Sulsel khususnya dikabupaten enrekang bisa dilakukan dengan baik melalui kerjasama berbagai pihak termasuk jajaran TNI,Polri.
“Jadi untuk penanganan karhutla di Sulsel, kita sudah melakukan apel siaga bersama Pangdam XIV hasanuddin dan Kapolda Sulsel yang pastinya semua jajaran dibawahnya hingga babimsa dan binmas akan bergerak cepat,Ungkap Nurdin Abdullah belum lama ini.
“Menjaga terjadinya Karhutla salah satunya bisa dihindari dengan tidak merokok didalam kawasan hutan karena itu bisa menjadi pemicu karhutla,” jelasnya
Mantan Bupati Bantaeng lebih jauh mengaku,membuka kawasan perkebunan dengan cara membakar memang mudah tapi dampaknya sangat besar.
“Membakar hutan untuk membuka lahan perkebunan biasa terjadi dan dampaknya sangat besar,sehingga harus ada upaya sistem pengendalian,” sebutnya.
Seluruh masyarakat dihimbau untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan hutan,termasuk penindakan tegas akan dilakukan bagi pelaku karhutla,” Tutupnya
Sementara itu Plt Kepala Dinas Kehutanan Sulsel Faisal, belum lama ini mengatakan,penanganan setiap terjadinya karhutla dilakukan dengan baik bersama unsur terkait baik Damkar, Manggala Agni, Polisi, TNI, serta Masyarakat
“Selain penindakan,Berbagai langkah pencegahan karhutla juga terus dilakukan bahkan telah menjadi tugas rutin seperti memberikan penyuluhah dan informasi kepada masyarakat akan ancaman dan bahaya karhutla Serta terus melakukan patroli oleh jajaran Polhut,” Tegasnya. [*]













